Dikritik KPK Pakai Mobil Dinas untuk Mudik, Menteri Yuddy Meradang

Rudy Polycarpus
13/7/2016 21:29
Dikritik KPK Pakai Mobil Dinas untuk Mudik, Menteri Yuddy Meradang
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

MENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-Rebiro) Yuddy Chrisnandi gerah dengan kritik yang dilontarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menggunakan mobil dinas untuk mudik.

Ia bersikukuh tidak ada yang salah dari tindakannya menggunakan mobil dinas menteri untuk mudik ke Bandung bersama keluarganya, pada Rabu (6/7).

"Namanya mobil dinas yang melekat jabatan boleh digunakan selama dia masih menjabat dan melaksanakan tugasnya. Contoh Wakil Presiden ke Makassar mudik, apa harus gunakan mobil pribadi datang? Kan dengan perangkat kepresidenan," tegasnya ketika ditanya seusai menghadiri pelantikan Tito Karnavian sebagai Kapolri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/7).

Dengan analogi yang serupa, ia juga menyontohkan Presiden Joko Widodo yang pulang kampung ke Solo, Jawa Tengah, dengan memakai mobil kepresidenan.

Atas argumentasinya tersebut, Yuddy menegaskan bahwa kritikan KPK terhadap dirinya tidak proporsional. "KPK harus lihat masalah yang sebenarnya. Tidak bisa pukul rata," tandas politikus Partai Hanura itu.

Yuddy meyakini semua PNS mengerti aturan yang sebenarnya. Aturan larangan penggunaan mobil dinas yang ia terbitkan ialah untuk kendaraan dinas operasional.

"PNS mengerti semua kok, ada aturannya. Aturan di lingkungan PNS itu tersosialisasi dengan baik," tandas Yuddy.

Ia justru menilai, pihak mempersoalkan hal itu merupakan para pembenci dirinya. "Yang ribut ini kan haters, orang yang memang tidak berpikir jernih. Jadi ya tidak usah diambil pusing sejauh tidak melanggar aturan yang ada," pungkas mantan politikus Partai Golkar itu. (Pol/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya