Luhut Akui Helikopter Jatuh di Sleman Sudah Tua

Metrotvnews.com/ LB Ciputri Hutabarat
12/7/2016 23:05
Luhut Akui Helikopter Jatuh di Sleman Sudah Tua
(ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

SEBUAH helikopter milik TNI AD jatuh di Sleman, Yogyakarta, pekan lalu. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan mengakui helikopter TNI AD jenis Bell 205 itu sudah berusia tua.

"Menurut saya ini helikopter tua, saya pernah pakai tahun 1978," kata Luhut di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (12/7) malam.

Meski mengakui umur helikopter tersebut tua, Luhut belum bisa memastikan penyebab jatuhnya pesawat capung tersebut. Dia juga mengaku tidak tahu apakah usia tua menjadi faktor utama penyebab jatuhnya helikopter yang menyebabkan tiga orang tewas tersebut. Dia menegaskan pihaknya sedang menunggu hasil evaluasi kecelakaan.

"Saya kira Panglima TNI (Gatot Nurmantyo) sudah 'grounded' itu Bell 205," ujar Luhut.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah mengatakan sudah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki penyebab jatuhnya helikopter HA-5073 di Dusun Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Dia meminta waktu untuk melakukan investigasi.

"Tim sudah dikirim ke Yogyakarta. Biarkan tim investigasi bekerja dulu supaya tidak menjadi bias, semuanya akan ditelusuri lebih jauh oleh tim investigasi," kata Sabrar dalam keterangan pers di Kartika Media Center, Jakarta, Jumat (8/7) malam.

Peristiwa nahas tersebut telah mengakibatkan tiga korban tewas yakni Kopilot Letda Cpn Angga Juang, Serda Sirait, dan seorang perempuan bernama Fransiska. Sementara pilot Kapten Cpn Titus Benediktus Sinaga (Pnb I), Serka Rohmad (TI), dan Kopda Sukoco mengalami luka berat dan segera dilarikan ke rumah sakit segera setelah kejadian. (MTVN/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya