Ruhut: Markus Kalau Perlu Ditembak Mati

Metrotvnews.com/Intan Fauzi
03/7/2016 19:13
Ruhut: Markus Kalau Perlu Ditembak Mati
(ANTARA)

KETUA Departemen Koordinasi Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Partai Demokrat Ruhut Sitompul ingin oknum peradilan yang berani melakukan korupsi dihukum seberat-beratnya. Ia berpendapat, kalau perlu oknum itu ditembak mati.

"Diberi sanksi seberat-beratnya, karena mereka orang mengerti hukum.Kkalau melanggar hukum, perlu ditembak mati," kata Ruhut di Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (3/7).

Ruhut menilai, maraknya oknum peradilan yang tertangkap tangan melakukan korupsi bukan karena lemahnya pengawasan dari Mahkamah Agung (MA). Sejauh ini, kata Ruhut, MA sudah melakukan pengawasan cukup ketat.

Namun, integritas anggota peradilan itu sendiri yang kurang tertanam. "Oknum-oknum itu yang salah," ujar Ruhut.

Anggota Komisi III DPR itu mengaku sudah 35 tahun menjalani profesi sebagai advokat. Selama itu pula, ia juga sering menemukan oknum lembaga peradilan melakukan tindakan melanggar hukum.

Ruhut menyayangkan panitera, hakim, maupun jaksa mau disetir oleh segelintir orang berkepentingan.

"Jadi saya sedih memang ini ulah para markus-markus (makelar kasus) tapi kenapa para aparat itu mau diatur sama mafia kasus?" ungkapnya. (MTVN/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya