Korlantas Polri Antisipasi Teror Saat Pengaturan Mudik

Budi Ernanto
02/7/2016 21:53
Korlantas Polri Antisipasi Teror Saat Pengaturan Mudik
(FOTO ANTARA/Saptono/)

KEPALA Polri Jenderal Badrodin Haiti mengingatkan agar jajarannya yang bertugas selama Operasi Ramadniya 2016 juga memperhatikan keselamatan diri. Khususnya dari ancaman teroris yang tidak kenal waktu dan tempat.

Karena itu Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto membagikan rompi antipeluru dan antisenjata tajam kepada personel yang bertugas mengamankan arus mudik.

"Saya bagikan dua ribu rompi antipeluru dan antisenjata tajam. Tujuannya agar melindungi anggota dari serangan teroris. Karena keselamatan anggota juga penting," kata Agung di Jakarta, Sabtu (2/6).

Adapun selama Operasi Ramadniya yang digelar selama dua pekan sejak Kamis (30/6) lalu, 160 ribu personel dikerahkan di jalur mudik mulai dari Lampung hingga Bali. Jumlah itu merupakan gabungan dari Polri, TNI, Pemprov, dan Kementerian Perhubungan.

Agung selama arus mudik turut memantau lapangan khususnya di 35 check point yang diperuntukkan bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor. Check point itu bisa digunakan sebagai tempat istirahat dan juga mengisi bahan bakar minyak. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya