Mengusung Islam yang Damai Rhoma Irama Dirikan Partai Idaman

MI/(MTVN/ Ind/P-1)
12/7/2015 00:00
Mengusung Islam yang Damai Rhoma Irama Dirikan Partai Idaman
(MI/Adam Dwi)
KEGAGALAN menjadi calon presiden pada 2014 tak menghalangi keinginan Raja Dangdut Rhoma Irama untuk terlibat aktif dalam politik. Kemarin, Rhoma Irama mendeklarasikan Partai Islam Damai Aman (Idaman) dengan menandatangani akta pendirian sekaligus memperkenalkan logo partainya.

"Kenapa Idaman? Di Indonesia dan dunia, umat Islam cenderung menundukkan kepala, tidak berani menunjukkan identitas karena terstigma sebagai teroris, radikalis, rasis, dan sebagainya. Umat Islam tidak hanya malu, tapi tidak berani menyatakan bahwa dia Islam," kata Rhoma dalam pidato peresmian Partai Idaman di Jakarta.

Rhoma mengaku sengaja menggunakan Islam sebagai nama partainya. Dia mengklaim ingin menunjukkan ideologi Islam dalam partai yang digawanginya bersama Sekjen Abdurrahman Tardjo ialah Islam yang rahmatan lil 'alamin (rahmat bagi seluruh alam). "Justru kita harus menampilkan kata Islam, itu harus kita kemukakan.

Dengan catatan, harus Islam yang rahmatan lil'alamin," paparnya. Partai Idaman memiliki lambang segi lima dengan meletakkan simbol tangan yang membentuk lambang hati di tengah lambang partai. Warna hijau mendominasi lambang Partai Idaman. Kotak segi lima  diberi warna merah dengan garis putih.

Rhoma memilih kalimat Love Indonesia sebagai tagline partai besutannya. "Itu Love Indonesia. Kita gunakan kata love karena lebih populis, lebih universal, dan lebih catching gitu loh," cetus Rhoma. Dia juga memperkenalkan yel-yel Partai Idaman. "Idaman!" teriak dia, "Love Indonesia," teriak masa Partai Idaman.

"Islam!!" sambutnya lagi, "Damai aman!!" jawab pendukungnya. Meski partainya baru saja diperkenalkan, Rhoma mengklaim sudah punya kader pendukung di seluruh provinsi di Indonesia. Saat ini, dia dan jajarannya mengaku tengah membangun jaringan kader di tingkat desa. "Kader di provinsi ada 100%, tingkat kabupaten/kota sudah 75%," paparnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya