Pemerintah Berencana Bangun Tambahan Fasilitas Militer di Natuna

Yogi Bayu Aji
28/6/2016 10:08
Pemerintah Berencana Bangun Tambahan Fasilitas Militer di Natuna
(MI/BARY FATHAHILAH)

PANGLIMA TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memaparkan, akhir 2016 dan 2017, pemerintah akan membangun pangkalan militer di Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau. Dia menegaskan, Natuna bersama dengan Morotai, Biak, dan Saumlaki-Selaru menjadi prioritas pembangunan pemerintah.

"Nah, yang dibangun di sana ada beberapa pangkalan militer tapi perlu yang diberdayakan lagi adalah runway perlu ada perpanjangan lagi," kata Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (27/6).

Menurut dia, saat ini, baru tersedia lima kapal perang Republik Indonesia di Natuna. Ke depan, akan akan disediakan pesawat tempur dengan bahan bakar tambahan. Radar dan dermaga juga bakal dibangun.

"Seperti kemarin, Presiden (Joko Widodo) kan enggak bisa merapat kan, jadi ini perlu dibuat," tutur dia.

Wilayah Natuna memang perlu pengamanan ketat. Gatot pun mengakui bila pesawat jenis Hercules berbendera Malaysia sempat terbang tanpa izin pada Sabtu (25/6) lalu.

"Pesawat itu terbang teridentifikasi dari radar terpantau, kemudian para pilot F-16 terbang untuk memberikan tanda secara internasional untuk membuka jalur internasional, mereka tidak," jelas Gatot.

Sementara itu, Presiden telah menggelar rapat terbatas di Natuna pada 23 Juni 2016 membahas pembangunan ekonomi di pulau tersebut. Rapat diikuti Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya