Kunjungi Natuna, Presiden Tegaskan Kedaulatan RI

Rudy Polycarpus
22/6/2016 20:39
Kunjungi Natuna, Presiden Tegaskan Kedaulatan RI
(ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

DI tengah pelanggaran kedaulatan oleh Tiongkok, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengunjungi Kepulauan Natuna, Kamis (23/6) besok, didampingi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Padjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, serta Panglima TNI Gatot Nurmantyo serta empat kepala staf dari empat matra TNI.

Kunjungan Presiden itu hendak membawa pesan bahwa perairan Kepulauan Natuna merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara, kedatangan Presiden untuk memastikan bahwa Natuna adalah bagian dari kedaulatan RI," ujarnya ketika dimintai konfirmasi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/6).

Penegakan hukum pada pencurian ikan oleh nelayan Tiongkok kembali dilakukan di wilayah Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (17/6) lalu. KRI Imam Bonjol berhasil menangkap kapal Tiongkok bernomor lambung 19038 yang berisi enam laki-laki dan seorang perempuan.

Namun, kapal penjaga pantai Tiongkok mengejar dan meminta kapal Han Tan Cou dilepaskan. Atas tindakan itu, pelaut TNI AL menegaskan, Natuna merupakan pulau milik Indonesia dan Indonesia memiliki hak berdaulat di perairan yang termasuk Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. (Pol/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya