Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memastikan tidak ada nelayan yang terluka akibat penyerbuan TNI AL pada kapal nelayan Tiongkok di wilayah perairan Natuna di pesisir barat daya Kalimantan. Tujuh anak buah kapal (ABK) yang ditangkap dalam keadaan baik.
"Tujuh ABK dalam keadaan baik dan tidak ada yang terluka," ungkap Retno saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi I di Gedung Nusantara II Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/6).
Retno mengungkapkan tujuh ABK yang ditangkap terdiri dari enam laki-laki dan satu perempuan. Ketujuhnya ditangkap dari kapal Tiongkok nomor 19039 pada pukul 21.55 WITA.
Dia membantah keras tuduhan Kementerian Luar Negeri Tiongkok yang menyebut insiden penangkapan dan tembakan oleh TNI AL berujung pada terlukanya seorang nelayan. Retno menyebut pihak Kemenlu sudah mengonfirmasi langsung kepada pihak TNI terkait tudingan tersebut.
"Mengenai tuduhan ABK yang terluka, saya sudah komunikasi dengan Pangab dan Pang-AL. Tidak ada ABK yang terluka," tegas Retno.
Saat penangkapan kapal nelayan itu, Retno menyebut radio di dalam kapal sudah dirusak.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan Angkatan Laut Indonesia menembak sebuah kapal penangkap ikan di Laut China Selatan, yang berujung pada terlukanya seorang nelayan dan penangkapan tujuh kru.
Dalam pernyataan di situs Kemenlu Tiongkok, seperti dilansir Associated Press, Minggu (19/6), adalah respons dari adanya laporan bahwa TNI AL telah menangkap sebuah kapal Tiongkok dan menahan tujuh kru karena telah mengambil ikan secara ilegal di perairan Indonesia.
Insiden terjadi pada Sabtu (18/6) di Perairan Natuna, di pesisir barat daya Kalimantan. Area sekitar perairan itu masih menjadi sengketa antara Tiongkok dengan Indonesia.
Menurut pernyataan Kemenlu Tiongkok, salah satu kapal penangkap ikannya sedang melakukan operasi normal di traditional fishing ground. Ketika itu, TNI AL kemudian melepaskan tembakan dan merusak kapal serta melukai seorang nelayan. Kru yang terluka telah dikirim ke Pulau Hainan untuk dirawat. (MTVN/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved