PDIP Minta Aliran Dana ke Teman Ahok Ditelusuri

Indriyani Astuti
20/6/2016 20:25
PDIP Minta Aliran Dana ke Teman Ahok Ditelusuri
(ANTARA/Sigid Kurniawan)

POLITIKUS Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Junimart Girsang meminta Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) menelisik dugaan aliran dana sebesar Rp30 miliar dari salah satu perusahaan pengembang yang menggarap proyek reklamasi di Pantai Utara Jakarta.

"Saya mempertanyakan adanya dugaan kepada Teman Ahok, bukan kepada Ahok. Ahok harus kita kawal," tegas Junimart di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/6).

Lebih lanjut, anggota Komisi III DPR itu menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah pernah melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut.

"Pak Agus Raharjo (Ketua KPK) mengatakan segera menerbitkan surat perintah penyelidikan (sprinlidik) tentang itu," cetus dia.

Junimart melontarkan dugaan aliran dana itu disalurkan melalui lembaga survei Cyrus dan Network dan Sunny Tanuwidjaja pada saat Rapat Kerja Komisi III bersama KPK pekan lalu.

Sementara berkenaan dengan kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Junimart mempertanyakan hubungan sinergi antara KPK dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pasalnya, hasil audit investigasi BPK berbeda dengan penyelidikan KPK. BPK menyatakan ada kerugian negara dalam pembelian lahan Sumber Waras, sedangkan KPK menegaskan masih belum ditemukan perbuatan melanggar hukum atau tindak pidana korupsi sehingga statusnya belum dinaikkan ke tahap penyidikan.

"Saya mempertanyakan hubungan BPK dan KPK supaya bersinergi tidak saling menunjukan mana yang paling benar," tukas Junimart. (Ind/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya