Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Kepolisian Nasional (Kompolnas) sempat menyodorkan tiga nama perwira senior bintang bintang tiga yaitu Budi Gunawan, Budi Waseso, dan Dwi Priyatno kepada Presiden Jokowi sebagai pengganti Kapolri Badrodin Haiti. Tito Karnavian hanya opsi terakhir Namun, Jokowi akhirnya memilih Tito sebagai calon kapolri.
"Presiden sudah memilih satu nama. Ya itu hak prerogatif presiden. Ya kita ikut saja," kata Menteri Dalam Negeri sekaligus Anggota Kompolnas Tjahjo Kumolo, di Jakarta, Rabu (15/6).
Dia mengungkapkan, dirinya bersama Ketua Kompolnas, yang juga Menkopolhukam, Luhut Pandjaitan, sempat menyodorkan tiga opsi terkait posisi Kapolri ke Presiden, Senin (13/6). Opsi pertama, memperpanjang masa jabatan Badrodin sebagai Kapolri yang disertai dengan pertimbanhannya. Opsi kedua, tiga nama perwira berpangkat komisaris jenderal yang merupakan hasil rapat Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri, yakni Budi Gunawan, Budi Waseso dan Dwi. Opsi ketiga, menyodorkan nama Tito.
Tjahjo mengakui, Kompolnas pada saat itu masih mendiskusikan soal usia dan angkatannya yang masih muda bila dibandingkan calon lain. Kendati begitu, dirinya melihat setiap bintang tiga sudah layak menjadi Kapolri.
"Persyaratan utama adalah bintang tiga, walaupun kemarin ada bintang dua sehari, lalu bintang tiga. Sehari (naik pangkat) tidak masalah, tapi bintang tiga yang diusulkan Presiden ke DPR. Jadi secara hukum sah. Secara merit system kepolisian, sah," ucap Tjahjo, merujuk pada Timur Pradopo yang naik dua bintang dalam sehari, sebelum kemudian diangkat SBY sebagai Kapolri. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved