Badrodin: Semua Pejabat Polri Akui Keunggulan Tito Karnavian

Astri Novaria
15/6/2016 17:28
Badrodin: Semua Pejabat Polri Akui Keunggulan Tito Karnavian
(ANTARA)

KEPALA Kepolisian Negara RI Jenderal Badrodin Haiti menyambut baik keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menunjuk Komisaris Jenderal Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri. Ia pun mengaku baru mengetahui keputusan Presiden itu saat berbincang dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

"Pak Tito punya kelebihan, dia sudah teruji, manajemennya cukup baik, cukup pintar, cukup bagus di dalam komunikasi, dalam pendekatannya juga cukup bagus. Saya pikir bisa diterima oleh semua pejabat Polri yang ada di Mabes Polri," ujar Badrodin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/6).

Badrodin meyakini Presiden Jokowi tentu memiliki pertimbangan tersendiri saat menunjuk Komisaris Jenderal Tito Karnavian sebagai calon Kapolri.

"Saya yakin pengalaman Pak Tito selama ini jadi bahan. Kami sendiri sebenarnya semua pejabat Polri mengakui keunggulan Pak Tito, cuma dia masih yunior. Kalau dari sisi kemampuan, semua mengakui," imbuhnya.

Ia mengungkapkan, Tito Karnavian sebenarnya tidak ingin namanya dimasukan Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) untuk diusulkan menjadi Kapolri. Badrodin menjelaskan, alasan Tito tidak ingin namanya dimasukan ke Wanjakti karena mantan Kapolda Metro Jaya itu ingin fokus kepada jabatan yang dipegangnya menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Karena waktu itu Pak Tito sendiri bilang kalau bisa jangan. Dia (Tito) kan sendiri sedang konsentrasi mengatasi terorisme dan ancaman ke depan cukup serius sehingga harus dilakukan pembenahan dan strategi-strategi kebijakan menanggulangi terorisme. Kalau beliau dipilih Presiden, pasti menerima," paparnya.

Meski Tito merupakan angkatan 1987 dan menjadi yang termuda jika dibandingkan dengan para calon Kapolri bintang tiga lainnya, Badrodin tidak mempersoalkan hal itu. Ia menjamin hal ini tidak akan menimbulkan gejolak di internal Polri.

"Tidak ada, saya jamin. Saya pikir tidak ada masalah. Sekarang eranya kompetisi, siapa yang punya kemampuan itu lah yang bisa memimpin," tegasnya.

Ia juga tidak mempersoalkan jika masa jabatan Kapolri tidak diperpanjang. Badrodin mengaku memang sudah siap pensiun.

"Tidak ada masalah, kan dari dulu sudah siap, siap pensiun," pungkasnya. (Nov/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya