Jokowi Berharap Tito Bisa Tingkatkan Profesionalisme Polri

15/6/2016 15:58
Jokowi Berharap Tito Bisa Tingkatkan Profesionalisme Polri
(ANTARA)

ISTANA Negara membenarkan bahwa Presiden Joko Widodo telah mengajukan Kepala BNPT Komjen Polisi Tito Karnavian sebagai calon Kapolri. Salah satu alasan pengajuan Tito adalah satu alasan demi meningkatkan profesionalisme Polri sebagai pengayom masyarakat.

"Nama yang diajukan Presiden adalah Komjen Tito Karnavian," kata Staf Khusus Presiden Johan Budi melalui pesan singkat kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/6).

Budi menegaskan, proses pergantian Kapolri yang dilakukan Presiden adalah merujuk UU Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian RI. "Penunjukan calon Kapolri sepenuhnya menjadi wewenang dan hak prerogatif Presiden," katanya.

Namun demikian, Presiden, kata Johan, dalam memilih nama Tito Karnavian, terlebih dahulu mendengarkan masukan berbagai pihak, baik Kompolnas, Polri, maupun publik. "Nama Tito Karnavian adalah salah satu dari beberapa nama yang diajukan oleh Kompolnas kepada Presiden," kata Johan.

Pertimbangan Presiden memilih Tito Karnavian, kata Johan, adalah demi meningkatkan profesionalisme Polri sebagai pengayom masyarakat, memperbaiki kualitas penegakan hukum terutama terhadap kejahatan luar biasa seperti terorisme, narkoba, maupun korupsi, sekaligus juga meningkatkan sinergi dengan penegak hukum lain.

Tito Karnavian kini menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Rencananya surat yang disampaikan Presiden akan dibawa ke Bamus dan segera dibacakan dalam sidang paripurna 28 Juni 2016. Setelah itu sidang paripurna baru kemudian dibahas dalam rapat pleno komisi III untuk ditentukan jadwal fit dan proper test. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya