Kritik SBY Jadi Obat Kuat Jokowi-JK

Astri Novaria
14/6/2016 18:28
Kritik SBY Jadi Obat Kuat Jokowi-JK
(ANTARA)

KETUA Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan masukan dan kritiknya kepada pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Dia menyampaikan tujuh poin kritik dan masukan tersebut pada acara buka bersama Partai Demokrat di Cikeas.

Sehubungan dengan ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menilai kritik sebagai obat kuat pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Menurutnya, pemerintah Jokowi-JK bukan pemerintahan yang anti kritik. Sehingga, sambung Pramono, akan lebih baik jika banyak yang memberi kritik dan masukan kepada pemerintah.

"Semakin dikritik, artinya semakin disayangi. Sebab, kritik itu menjadi obat kuat. Semua pemerintahan akan menjadi kuat kalau ada yang mengkritik. Kami melihatnya dalam perspektif positif," ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/6).

Lebih lanjut kata Pramono, pihaknya tidak keberatan apabila kritik disampaikan di ruang publik. Menurutnya dengan begitu kritik bisa menjadi diskursu di dalam publik.

"Publik akan melihat apakah kritik itu benar-benar bertujuan baik. Saya tanya secara langsung ke Pak Presiden, beliau hanya tersenyum dan dengan senang hati menerima kritik itu. Karena masih banyak dalam pemerintahan ini yang perlu dilakukan perbaikan. Jad tidak perlu anti kritik," tandasnya.

Pramono melanjutkan, setiap kritik dan masukan terhadap pemerintahan Jokowi-JK tak terkecuali dari SBY juga akan menjadi masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki diri. "Kan ada tujuh poin, kita anggap semuanya baik. Kalau masukannya sesuai dengan kebijakan kita ya diperbaiki," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya