RUU Tax Amnesty Dinilai Terlalu Rumit

Christian Dior Simbolon
07/6/2016 22:39
RUU Tax Amnesty Dinilai Terlalu Rumit
(Ilustrasi)

KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh menyampaikan masukannya terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dari kaca mata seorang pengusaha, menurut Surya, RUU tersebut terlalu rumit.

"Saya hanya menyampaikan masukan dari dunia usaha. Bahwasanya RUU itu terkesan detailnya terlalu njelimet," ujar Surya seusai acara buka puasa bersama di Kantor DPP Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (7/6) malam.

Surya mengatakan, saat ini fraksi Partai NasDem di DPR tengah mempelajari sejumlah daftar isian masalah (DIM) dalam RUU Tax Amnesty. Ia berharap pemerintah melakukan hal yang sama sehingga tidak ada celah RUU ini digugat ketika sudah disahkan.

"Jangan lagi orang yang sudah declare, suatu ketika, berapa tahun kemudian ditarik lagi buntutnya," sambungnya.

Masukan dari Partai NasDem disampaikan Surya saat bersantap dengan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di ruang VVIP Partai NasDem. Jokowi dan Kalla, menurut Surya, menyambut baik usulan tersebut.

"Pemerintah berjanji akan mengkaji ulang daftar isian masalah. Intinya kita (NasDem) menyambut itu. Kita ingin mecapai hasil yang optimal dan baik bagi semua pihak. Jadi pemerintah dan masyarakat mempunyai sesuatu yang positif," katanya.

Surya menambahkan, pemerintah juga harus bersiap apabila target penerimaan pajak yang sudah dirancang sedemikian rupa tidak tercapai.

"Saya tanyakan juga apakah memang sudah benar-benar usulan RUU Tax Amnesty sesuai ekspektasi, karena memang momentumnya saya pikir sudah tidak sehangat seperti ekspektasi awal-awalnya," tandasnya. (Deo/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya