Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo memaparkan saat ini pemerintah tengah berfokus mengerjakan program prioritas. Dengan demikian diharapkan proyeK pembangunan bisa berjalan tuntas.
Untuk dapat meningkatkan efektivitas dari implementasi program tersebut, Presiden menekankan kepada para aparatur sipil untuk mampu menyusun prioritas, bergerak cepat, serta fokus pada pekerjaannya.
"Orientasinya hasil, bukan prosedur. Prosedur itu mengikuti," kata Jokowi saat membuka rapat kerja pemerintah di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/6).
Dalam rapat kerja kali ini, aparatur sipil negara yang hadir ialah mereka yang berada di posisi eselon II di kementerian atau lembaga. Jokowi kembali menegaskan pentingnya kesatuan di semua pemangku kepentingan. "Gerak langkah semua harus padu. Solid dari atas sampai bawah," ujar Jokowi.
Menurut Presiden, kecepatan dalam bekerja sangat dibutuhkan mengingat efektivitas pelaksanaan implementasi dari setiap kebijakan yang dibuat pemerintah bergantung pada peranan para aparatur sipil, termasuk para pejabat eselon II. Oleh karena itu, Presiden berharap pola-pola lama ditinggalkan dan mengubahnya ke arah yang lebih baik.
"Kalau yang menggerakkan ini benar, kecepatan itu pasti akan ada. Tetapi kalau yang menggerakkan ini belum berubah, masih menggunakan cara-cara lama, akan sulit bagi negara ini untuk berubah," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden kembali mengingatkan tentang program-program prioritas nasional yang saat ini sedang berjalan. Senin(6/6), saat menggelar rapat terbatas di Kantor Presiden, Jokowi memerintahkan para menteri berfokus mengerjakan program prioritas sebanyak 225 proyek di 13 sektor bisa berjalan.
Beberapa proyek itu ialah jalan, kereta, bandara, pelabuhan, perumahan, pertanian, kelautan, dan air bersih. Lalu bendungan, teknologi, dan program kelistrikan. Sejauh ini, dari 225 proyek, sebanyak 139 proyek sudah berjalan 56 persen. Sebanyak 86 proyek dalam tahap perencanaan.
"Tidak usah semuanya dikerjakan sekaligus. Kita ingin prioritas, kita ingin fokus, tapi hasilnya dapat dilihat dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Ini yang harus kita ubah," tegas Presiden.
Lebih jauh, mantan Gubernur Jakarta menekankan agar setiap pekerjaan yang dilakukan berorientasi pada hasil, bukan hanya sekedar memenuhi prosedur. Sebab menurutnya, kebiasaan lama aparatur sipil selalu berpegang pada prosedur. Akibatnya, seringkali hasil yang diperoleh di lapangan tidak maksimal.
"Orientasilah pada hasil. Kita sudah terlalu lama orientasinya selalu prosedur. Buang itu! Prosedur harus dilalui? Iya. Tapi kalau berorientasi pada hasil, prosedur pasti akan mengikuti. Kalau cara-cara ini kita kerjakan, saya yakin kita akan berubah menjadi lebih baik," pungkas Presiden. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved