Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mendalami keterlibatan pihak lain dalam perkara suap di PN Jakarta Pusat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemungkinan akan meminta keterangan Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali. Pasalnya Ketua MA paling bertangung jawab atas kebijakan yang diambil di ranah peradilan seperti tugas pokok dan fungsi jajaran MA seperti posisi seorang Sekretaris di MA dan Panitera PN Jakarta Pusat.
"(Hatta Ali) bisa saja diminta keterangan," tegas Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, Rabu (1/6).
Menurut Yuyuk alasan itu didasarkan pada kebutuhan penyidik. Hatta Ali akan dipanggil dalam pengembangan dan pendalaman kasus ini saat penyidik menilai adanya keterangan relevan untuk pendalaman dan pengembangan kasus suap PN Jakarta Pusat yang menyeret nama Sekretaris MA Nurhadi.
"Kalau penyidik membutuhkan keterangan dari yang bersangkutan yang relevan dengan kasus yang disidik," ungkapnya.
Sebelumnya Ketua KPK, Agus Rahardjo, menyatakan KPK terus dalami keterlibatan pihak lain dalam perkara ini. Kemudian tak mnutup kemungkinan akan ada tersangka lain pada perkara ini.
"Kita kan masih mengumpulkan data untuk menambah data yang sudah ada. Mudah-mudahan tidak lama lagi kita akan melangkah ke hal-hal yang lebih signifikan paling tidak," papar Agus.
Menurutnya, keyakinan KPK itu ditambah dengan hasil pemeriksaan terhadap Nurhadi. Pada pemeriksaan kepada Nurhadi menanyakan soal dokumen perkara dari ruang kerja Nurhadi di MA dan keterkaitannya dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai Sekretaris.
"Jadi masih ada kemarin kalau nggak salah (Nurhadi) ditanya mengenai ada catatan beberapa kasus, apa memang betul menangani itu. Gitu yah," tegasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved