Capim KPK Bebas dari Titipan

Adhi MD
24/6/2015 00:00
Capim KPK Bebas dari Titipan
(MI/PANCA SYURKANI)
JAKSA Agung HM Prasetyo menegaskan bahwa para calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berasal dari Kejaksaan Agung bukanlah calon titipan. Sedikitnya, ada lima calon yang direkomendasikan oleh Kejaksaan Agung.

"Saya katakan, ini bukan calon titipan. Mereka betul-betul tampil, ikut seleksi yang dilakukan panitia seleksi, termasuk pemenuhan kriteria dan syarat yang ditentukan. Jadi bukan calon titipan. Mereka akan ikut dengan sungguh-sungguh apa-apa yang dilaksanakan dan disyaratkan pansel," kata Prasetyo di Jakarta, kemarin.

Kelima calon dari kejaksaan itu ialah Paulus Joko Subagyo (Sekretaris Badiklat Kejagung), Jasman Panjaitan (PlT Jaksa Agung Muda Pengawasan), Sri Harijati (Direktur Perdata dan Tata Usaha Negara JAM-Datun), Suhardi (Kajati Sulawesi Selatan), dan M Rum (Wakajati Papua).

"Saya mempertimbangkan segala aspek. Kita nilai kelima calon ini laik dan patut untuk ikut seleksi calon komisioner KPK. Sekali lagi bukan calon titipan. Kita harap mereka bisa mewarnai KPK," tegas Prasetyo.

Sementara itu, dari kepolisian, Wakapolri Komisaris Jenderal Budi Gunawan mengatakan pihaknya tidak menunjuk anggota-anggota Polri untuk ikut seleksi calon pimpinan KPK.

"Polri tidak menunjuk ya," kata Budi Gunawan di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Menurutnya keinginan untuk maju dalam seleksi capim KPK merupakan keinginan pribadi personel Polri. Mereka lalu mengajukan permohonan rekomendasi kepada pimpinan Polri. Pihaknya kemudian melakukan seleksi pada personel tersebut dan yang terbaik akan diberikan rekomendasi.

Hingga saat ini, menurut Budi, sudah ada enam perwira Polri yang sudah atau akan mendaftar sebagai capim KPK, yakni Kapolda Papua Irjen Yotje Mende, Deputi Bidang V Koordinasi Keamanan Nasional Kemenko Polhukam Irjen Syahrul Mamma, mantan Deputi Pemberantasan BNN Irjen (Purn) Benny Mamoto, pengajar di Sekolah dan Staf Pimpinan Polri Brigjen Basariah Panjaitan, Asisten Sarana dan Prasarana Polri Irjen Tubagus Anis Angkawijaya, dan Deputi Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Irjen V Sambudioyono.

Dari internal KPK, Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua KPK Johan Budi Sapto Pribowo juga akan mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK.

Alasan Johan maju mendaftarkan diri ialah ia ingin berkontribusi dalam pemberantasan korupsi melalui lembaga KPK.

Perpanjangan waktu

Di kesempatan berbeda, Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Destry Damayanti mengatakan pihaknya memperpanjang waktu pendaftaran calon selama 10 hari atau hingga 3 Juli 2014 dari seharusnya berakhir 24 Juni 2015.

Ia menyebutkan perpanjangan waktu itu untuk memberikan kesempatan kepada calon guna melengkapi persyaratan adminsitrasi, termasuk penulisan makalah.

Mengenai jumlah pendaftar, Destry menyebutkan hingga kemarin sebanyak 234 orang telah mendaftar. (Pol/Ind/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya