Akom Cuek tidak Masuk Kepengurusan Golkar Novanto

Metrotvnews.com/Al Abrar
27/5/2016 17:33
Akom Cuek tidak Masuk Kepengurusan Golkar Novanto
(MI/Susanto)

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin (Akom) enggan menanggapi beredarnya sejumlah nama dalam kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar).

Sejumlah nama yang beredar diduga pernah tersangkut hukum. Semisal Ketua Harian Golkar Nurdin Halid yang pernah menjadi terpidana kasus impor beras pada 2001-2002.

Kemudian ada pula Yahya Zaini yang pernah tersangkut kasus video mesum. Dalam surat edaran, Yahya didapuk sebagai Ketua Bidang Hubungan Legislatif dan Lembaga Politik.

"Soal itu kan saya sudah saya bilang, saya tidak mau cawe-cawe (ikut campur). Itu urusan formatur, biarkan formatur bekerja, formatur juga paham dengan apa yang dikerjakan, saya percaya itu," kata Akom di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (27/5).

Akom, yang mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Golkar pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar di Bali itu, menambahkan, sudah sepantasnya tim formatur yang mengetahui betul siapa yang bakal masuk dalam kepengurusan di bawah Ketum Setya Novanto.

"Serahkan kepada formatur, formatur masak tidak tahu mana baik dan buruknya. Masak nggak tahu untuk kepentingan rakyat Indonesia?" ujarnya.

Terkait tidak masuknya loyalisnya saat Munaslub lalu, Akom pun enggan berkomentar.

"Saya tidak mau mengomentari hal-hal seperti itu, kasihan partai ini, satu tahun lebih bertengkar terus sekarang dimulai lagi pertengkaran baru, jangan," imbuhnya.

Demikian pula jika dirinya tidak masuk dalam kepengurusan partai. "Nggak ada masalah," pungkasnya. (MTVN/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya