Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SIKAP toleransi siswa SMA dalam kehidupan keagamaan dan keberagaman, seperti yang ditemukan dalam penelitian, ternyata tidak berbanding lurus dengan sikap toleransi dalam masyarakat.
Tingkat toleransi di kalangan masyarakat bahkan dinilai masih memprihatinkan. Salah satu contoh ialah aksi perusakan masjid milik Jemaat Ahmadiyah di Kendal, Jawa Tengah, pada 22 Mei lalu (lihat grafik).
Setara Institute merilis hasil survei di kalangan siswa SMA di Jakarta dan Bandung, Selasa (24/5). Menurut hasil survei itu, dari 760 siswa responden, sebanyak 61,6% mempunyai sikap toleransi yang baik. Dalam menanggapi sikap toleransi di kalangan masyarakat yang tidak selaras dengan hasil penelitian Setara Institute itu, Ketua Komnas HAM Imdadun Rahmat menganggap hal itu terjadi karena penegakan hukum belum maksimal.
“Iya, masih ada impunitas,” ujar Imdadun saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, kemarin.
Meski aksi intoleran masih marak, Imdadun mengungkapkan hasil survei itu menunjukkan mayoritas publik sesungguhnya bersikap toleran, tetapi enggan mempromosikan serta mengajak massa yang intoleran agar menjadi toleran. Publik, kata Imdadun, sejatinya menginginkan kehidupan yang damai dan harmonis, jauh dari diskriminasi dan kekerasan.
Untuk mengubah paradigma itu, Imdadun menekankan pentingnya pendidikan publik dan gerakan civil society untuk mendorong optimisme publik agar bersikap toleran. Ormas keagamaan yang moderat seperti NU dan Muhammadiyah dapat dimanfaatkan untuk mendorong aksi-aksi toleran dalam masyarakat.
Apresiasi
Di lain sisi, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Machasin menyampaikan apresiasi atas riset Setara Institute yang menunjukkan hasil positif mengenai kondisi toleransi siswa.
“Ya kita patut bersyukur pemahaman toleransi siswa kita membaik dalam kehidupan keberagamaan. Ini penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita dalam bingkai NKRI,” kata Machasin menjawab Media Indonesia, kemarin petang. Kendati begitu, ia mengaku prihatin terhadap kasus kekerasan seksual dan narkoba yang masih menimpa para pelajar di Tanah Air.
Mengenai masih tingginya intoleransi dalam masyarakat, Machasin tidak menampik. Ia mencontohkan fakta di masyarakat seperti di Bali ada pelajar muslim tidak boleh berjilbab dan di Singkil, Aceh, ada pelajar nonmuslim diwajibkan belajar agama Islam. Dia meminta hal itu agar dapat ditangani dengan penuh kesadaran oleh pihak dinas pendidikan atau kanwil Kemenag di daerah serta kepala sekolah.
Direktur Pendidikan Yayasan Sukma Ahmad Baedowi menilai hasil penelitian Setara Institute menunjukkan peningkatan sikap toleransi lebih baik daripada hasil riset Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian (Lakip) 2011.
Menurut hasil riset Lakip, ditemukan fakta bahwa ada di antara guru agama (21,1%) ataupun siswa SMP dan SMA (25,8%) yang menganggap Pancasila sudah tidak relevan lagi sebagai ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Bay/X-7)
erandhi@mediandonesia.com
Kuasa hukum terdakwa Ibrahim Arif alias Ibam, Afrian Bondjol, membantah tudingan bahwa pihaknya menggiring opini publik
Sidang putusan kasus korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek dijadwalkan 30 April 2026. Kerugian negara disebut capai Rp2,1 triliun.
Tiga terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina dituntut 8 hingga 14 tahun penjara. Jaksa juga meminta denda Rp1 miliar dan uang pengganti Rp5 miliar.
Jaksa Penuntut Umum menuntut lima terdakwa dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dengan hukuman penjara antara 6 hingga 12 tahun
Jaksa mengungkap saldo rekening Irvian Bobby Mahendro mencapai Rp75 miliar dalam sidang kasus dugaan pemerasan sertifikasi K3. Terungkap pula aliran dana setoran rutin hingga bonus.
Mantan Direktur Gas Pertamina, Hari Karyuliarto, memohon bebas dalam kasus dugaan korupsi LNG Corpus Christi. Ia menegaskan tak mengambil keuntungan pribadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved