Kepengurusan Golkar Bukan Berdasar Kedekatan

Indriyani Astuti
25/5/2016 16:50
Kepengurusan Golkar Bukan Berdasar Kedekatan
(Istimewa)

KETUA Harian Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan susunan pengurus DPP Golkar sudah hampir final. Dia mengaku orang-orang yang dipilih masuk dalam kepengurusan tidak didasarkan pada kedekatan.

Menurutnya, siapapun anggota yang dinilai berpotensi dan punya kapasitas baik selalu diakomodir dalam kepengurusan. "Tidak ada lagi faksi-faksi dan kubu-kubuan. Kita tidak melihat orang siapa, tidak ada orang Ade Komarudin, Azis Syamsuddin atau lainnya," kata Nurdin di Jakarta, Rabu (25/5).

Mengenai posisi wakil ketua umum yang dihilangkan dan diubah menjadi ketua koordinator, Ketua Panitia Pengarah Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar itu mengatakan tidak ada perdebatan atas keputusan tersebut.

"Itu sudah jadi keputusan saat Munaslub. Bukan dihilangkan, tapi mengubah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai," ujarnya.

Mengenai mantan ketua umum dan wakil ketua umum Partai Golkar kepengurusan sebelumnya saat dipimpin Aburizal Bakrie, akan diakomodir dalam dewan pembina, dewan pakar, atau dewan kehormatan.

Sebelumnya, kader Partai Golkar Zainudin Amali mengatakan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dibantu oleh tiga Ketua Koordinator yaitu Koordinator Bidang Politik dan Keorganisasian, Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu, dan Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.

"Jumlah anggota pengurus 154 orang," kata Mantan Ketua DPD Jawa Tengah Partai Golkar itu. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya