Nurhadi Diminta Jelaskan Asal Uang Rp 1,7 M

Cahya Mulyana
24/5/2016 21:15
Nurhadi Diminta Jelaskan Asal Uang Rp 1,7 M
(ANTARA)

SEKRETARIS Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman, pada pemeriksaan perdana sebagai saksi dalam perkara suap Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dicecar soal keterkaitannya dengan mantan Direktur PT Kreasi Dunia Keluarga Doddy A Supeno (DAS). Doddy merupakan pemberi suap kepada Panitera/Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution.

Nurhadi juga dikonfirmasi terkait temuan uang sebesar Rp1,7 miliar di rumahnya. "Sekretaris MA, Nurhadi untuk DAS dan hadir dibutuhkan untuk konfirmasi beberapa hal terkait DAS sebagai tersangka," terang Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Selasa (24/5).

Nurhadi yang diperiksa sekitar delapan jam enggan berkata banyak soal pemeriksaan perdananya dalam kasus ini. Ia hanya menjelaskan bahwa pemeriksaan terkait kewenangan dan tugas pokok serta fungsi sebagai Sekretaris MA.

Ketika ditanya soal keberadaan Royani yang merupakan sopir, ajudan serta sekretaris pribadinya, Nurhadi mengelak disebut sebagai pihak yang bertanggung jawab. Royani saat ini masih dicari KPK.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan ditemui disebuah acara di Jakarta menjelaskan Nurhadi masuk dalam bidikan KPK. Sehingga KPK terus mendalami dugaan keterlibatannya dari keterangan dua tersangka yang sudah ditetapkan, maupun hasil penggeledahan 4 lokasi termasuk rumah dan ruang kerja Nurhadi.

"Jadi kita belum bisa katakan (Nurhadi) sudah terkait langsung atau belum. Sementara maish dikembangkan terus kemungkinan-kemungkinan mengarah ke sana (keterlibatan Nurhadi)," terangnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya