Golkar Belum Resmi Dukung Jokowi

Erandhi Hutomo Saputra
20/5/2016 23:43
Golkar Belum Resmi Dukung Jokowi
(MI/ROMMY PUJIANTO)

PERNYATAAN Ketua Umum Golkar Setya Novanto yang mengisyaratkan akan kembali mengusung Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang belum menjadi keputusan partai.

Mantan calon Ketua Umum Golkar Syahrul Yasin Limpo menyebut, pernyataan Novanto hanyalah justifikasi yang biasa dalam kehidupan berpartai, meski seharusnya secara etika keputusan yang berkaitan dengan partai harus dibicarakan terlebih dahulu dengan pengurus lain.

“Biasanya dalam etika kepartaian apapun harus dibicarakan dulu lebih sistematis. Sebagai Ketum tentu saja justifikasi-justifikasi semacam itu biasa saja,” kata Syahrul usai menerima penghargaan tokoh yang berkontribusi terhadap perbaikan tata kelola pemerintahan di Kementerian Dalam Negeri Jakarta, Jumat (20/5).

Terkait jabatan yang akan diberikan kepada para mantan caketum di kepengurusan DPP Golkar, Syahrul tidak menolak, namun ia menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Setya untuk memilih orang-orang yang tepat menurut dirinya.

Jika dirinya menolak, hal tersebut bakal merusak komitmen rekonsiliasi yang telah disepakati 8 orang caketum. “Kalau saya tidak bersedia tentu saja ini akan merusak komitmen yang ada,” tutup Ketua DPD I Golkar Sulsel itu. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya