Pemerintah Bantah Borong Sukhoi

Astri Novaria
19/5/2016 22:49
Pemerintah Bantah Borong Sukhoi
(AFP PHOTO / Vasily Maximov)

MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi membantah kabar yang menyebut Indonesia memborong pesawat Sukhoi Su-35. Disebutkan, pembelian itu dilakukan bersamaan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Rusia.

Retno menjelaskan bahwa masalah pertahanan adalah salah satu isu yang dibahas Presiden Jokowi dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan bilateral, Rabu (18/9). "Kita bicara konteks pertahanan dalam hal luas," tandasnya, Kamis (19/5).

Adapun, Pemerintah Indonesia dan Rusia menandatangani lima nota kesepahaman kerja sama yang meliputi kerja sama di bidang pertahanan, arsip nasional, arsip Kemlu, budaya, serta bidang perikanan.

Penandatanganan kerja sama itu dilakukan usai pertemua bilateral antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Federasi Rusia, di Bucherov Rucey, rumah kediaman resmi Presiden Putin di Sochi Rusia.

Presiden Jokowi dalam pernyataan pers bersama dengan Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa kunjungan ke Rusia untuk memperdalam kerjasama strategis di bidang ekonomi, investasi, dan pertahanan.

"Kita berkeyakinan bahwa peluang kerjsama dua negara terbuka lebar dan kita sepakat bekerjasama untuk mengurangi hambatan tarif dan non tarif untuk kelapa sawit," kata Presiden Jokowi.

Kedua kepala negara itu juga sepakat mendorong investasi Rusia di Indonesia, yakni di sektor maritim, infrastruktur, misalnya pembangunan kereta api dan pelabuhan di Kalimantan, minyak, energi, dan listrik.

"Saya dan Presiden Putin sepakat perkuat kerjasama di bidang pertahanan. Tadi juga kita bahas kerjasama di bidang alih teknologi, bidang produksi bersama, dan pendidikan serta pelatihan," ujar Presiden.

Indonesia dan Rusia, kata Presiden Jokowi, akan terus bekerjasama untuk pemberantasan terorisme dan meningkatkan pertukaran informasi inteligen di bidang terorisme ini. "Di bidang turisme kita sepakat dorong turisme kedua negara meningkat," ucap Presiden. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya