Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus suap reklamasi pantai utara Jakarta. KPK hingga kini masih terus mendalami peran pihak lain dengan memeriksa sejumlah saksi dan tersangka.
"Masih didalami sampai saat ini ya," ungkap Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, di Gedung KPK, Senin (16/5).
Menurutnya, kasus reklamasi masih terus dikembangkan dengan melanjutkan pemeriksaan terhadap saksi, dan tersangka. Hal ini termasuk akan terus dilakukan esok.
"Makanya hari ini beberapa anggota dprd juga dipanggil terkait reklamasi, mereka dimintai keterangan seputar Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) kemudian untuk beberapa swasta masih digali keterangannya soal izin reklamasi," paparnya.
KPK juga telah meminta keterangan beberapa saksi diantaranya untuk tersangka Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja, diantaranya anggota DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus, Yuke Yurike, dan Zainuddin. Juga diperiksa karyawan PT Agung Sedayu Group, Syaiful Zuhri alias Pupung dan Kepala Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakartan, Darjamuni.
Seusai diperiksa 5 jam, Kepala Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Darjamuni selesai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia mengaku diusut soal imbas reklamasi Pulau G terhadap Pelabuhan Perikanan Muara Angke.
"Dikaitkan dengan rencana pembangunan Pulau G. Karena Pulau G persis berada di depan pelabuhan perikanan yang di bawah pengelolaan kami," kata Darjamuni.
Menurutnya, sejatinya tak ada masalah dengan reklamasi Pulau G yang dibangun PT Muara Wisesa Samudra, anak perusahaan Agung Podomoro Land. Asalkan, kata dia, akses pelabuhan tak terhambat.
"Jangan sampai alur keluar-masuk pelabuhan terganggu dan ada beberapa aset seperti tanggul juga akan terkena dampak diselesaikan dengan Pemprov DKI dalam hal ini BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota)," papar dia.
Ia menjelaskan, pemeriksaan hari ini hanya berupa permintaan keterangan tambahan saja. Ada sekitar tujuh pertanyaan yang ditujukan kepadanya. "Berkaitan dengan pelabuhan saja," jelasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved