Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SIKAP Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang responsif terhadap isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia dinilai bertentangan dengan logika publik sekaligus arahan Presiden Joko Widodo. Teguran diminta diberikan kepadanya. Namun, pandangan Menhan itu dinilai sebatas kewaspadaan.
"Ultimatum Menhan Ryamizard Ryacudu terkait buku-buku yang memuat sejarah, ajaran, hasil investigasi yang berhubungan dengan peristiwa 1965 dan PKI merupakan tindakan yang bertentangan dengan nalar publik, mengancam kebebasan berpikir, kebebasan berekspresi, dan ilmu pengetahuan," kata Ketua Setara Institute, Hendardi.
Menurut dia, Jokowi sudah memerintahkan hal yang berlainan, yang lebih berfokus pada penegakan hukum itu ranah Polri, bukan TNI. Jika elemen tentara merespons perintah itu sebagai perintah represif, artinya mereka tidak mempertimbangkan penghargaan terhadap HAM dan ilmu pengetahuan.
Ia pun menduga isu itu dikobarkan kalangan TNI konservatif yang berkolaborasi dengan kelompok Islam garis keras. "Jokowi harus menegur Menhan yang justru menimbulkan kegaduhan di ruang publik," cetus Hendardi.
Hendardi menekankan motif kegiatan pemutaran film, diskusi, dan terkait dengan peristiwa 1965 bukan bertujuan membangkitkan kembali komunisme. Itu dilakukan demi mengungkap kebenaran tragedi itu yang sesungguhnya dan meyakinkan negara untuk mengambil sikap terhadap pelanggaran HAM berat di masa lalu.
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan, Mayjen Hartind Asrin, mengakui indikasi kemunculan komunisme sudah nyata, di antaranya penyebaran sejumlah atribut palu-arit.
Kendati demikian, ia tak terburu-buru menyatakan PKI sudah bangkit. Perbedaan pernyataan antara Presiden dan Menhan dinilai sebagai persoalan sudut pandang. "Belum ada tindakan makar. Tapi kita waspada saja terhadap itu," jelasnya.
Hartind pun tak sependapat dengan pemberangusan kegiatan seperti diskusi tentang tragedi 1965. Jika memang ada indikasi pelanggaran UU, itu harus diserahkan kepada kepolisian. Sesuai dengan UU, TNI baru bisa turun ketika Polri tak mampu menanganinya lagi.(Kim/P-2)
IDAI menyarankan orang tua beralih ke mainan berbahan kayu atau tanah liat guna menghindari risiko paparan mikroplastik dari bahan plastik berbahaya.
IDAI memperingatkan kerentanan anak terhadap mikroplastik dan timbal yang dapat memicu gangguan saraf hingga penurunan IQ. Simak penjelasannya.
IDAI mengimbau orang tua waspadai paparan mikroplastik yang ditemukan pada bayi baru lahir. Simak cara meminimalkan risikonya bagi kesehatan anak.
IDAI memperingatkan bahaya mikroplastik yang ditemukan pada mekonium bayi baru lahir. Simak risiko kesehatan dan tips memilih mainan aman untuk anak.
Mikroplastik sendiri merupakan partikel plastik berukuran sangat kecil (kurang dari 5 mm) yang berasal dari produk konsumen dan limbah industri.
Agustina menjelaskan bahwa Pemkot Semarang telah menjalankan sejumlah program strategis, terutama terkait pengelolaan sampah sebagai sumber utama mikroplastik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved