Nurdin Bantah Caketum Golkar Saling Jegal

Arnoldus Dhae
13/5/2016 13:59
Nurdin Bantah Caketum Golkar Saling Jegal
(Bakal calon ketua umum Partai Golkar--MI/MOHAMAD IRFAN)

PEMILIHAN calon ketua umum (caketum) Partai Golkar pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Nusa Dua Bali diprediksi akan berlangsung sengit. Bahkan, beberapa pihak mengganggap para caketum akan saling jegal.

Pasalnya, semua calon memiliki peluang yang sama dan serta basis massa yang kuat. Namun, kabar mengenai adanya saling jegal tersebut dibantah Ketua Steering Commite (SC) Munaslub Golkar Nurdin Halid.

Menurutnya, semua caketum telah bersikap fair. "Tidak ada saling jegal, semua calon fair. Saya juga telah minta kepada semua SC untuk menjaga fairness," tegasnya, Jumat (13/5).

Nurdin mengaku, pihaknya akan terus melakukan monitor terhadap semua tahapan agar nantinya proses pemilihan ketum berlangsung secara demokratis. Salah satunya melalui penyelenggaraan debat dan kampanye .

"Kalau kita main-main, ngapain kita bikin kampanye, kita bikin debat. Semua itu demi perwujudan Munaslub yang demokratis," paparnya.

Nurdin menambahkan, apapun yang dilakukan para caketum hanya sosialisasi. Apabila, nantinya memang ada indikasi ataupun ditemukan suatu pelanggaran dan penyimpangan dari ketentuan, maka sudah ada lembaga partai yang akan menindak lanjuti.

Kalaupun jika ditemukan adanya penyimpangan seperti politik uang dan pertemuan dengan para DPD, hal itu belum tentu bisa dikategorikan dengan saling menjegal. Nurdin mengklaim bahwa Munaslub akan berjalan secara deomkratis dan fair.

Kabar mengenai adanya saling jegal antarcaketum sebenarnya telah diprediksi sejak awal. Beberapa kabar juga telah beredar, diantaranya adanya politik uang yang dilakukan salah satu calon, serta pertemuan dengan para pemilik suara untuk penggirangan dukungan.

Bahkan, saat ini beberapa calon telah disidang oleh Komite Etik Munaslub Partai Golkar. Calon tersebut diduga dan terindikasi dengan kena pelanggaran tersebut. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya