Polisi akan Periksa Pengguna Atribut Berbau Komunisme

Budi Ernanto
12/5/2016 17:55
Polisi akan Periksa Pengguna Atribut Berbau Komunisme
(Badrodin Haiti)

KEPALA Kepolisian RI Jenderal Badrodin Haiti menyatakan, pihaknya akan memeriksa siapa pun yang kedapatan menggunakan atribut berbau komunisme. Menurutnya, itu dilakukan karena saat ini mencuatnya kembali isu kebangkitan aliran kiri yang sangat meresahkan masyarakat tersebut.

"Sudah muncul beberapa fenomena baik penggunaan atribut, diskusi, perkumpulan, yang bertemakan komunisme. Kalau menimbulkan reaksi dari masyarakat dan polisi tidak menyikapi, dikhawatirkan akan ada yang main hakim sendiri," ujar Badrodin di Jakarta, Kamis (12/5).

Badrodin memastikan penindakan yang dilakukan kepolisian memiliki dasar hukum yang pasti sehingga dapat mencegah pihak tertentu melakukan kegiatan berbau paham komunisme yang berlebihan.

Badrodin mencontohkan, pemeriksaan yang dilakukan kepolisian bila menangkap orang yang memakai baju bergambar palu arit bertujuan untuk menanyakan motif si pemakai.

"Begitu juga jika ada yang ketahuan menjual, misalnya baju tersebut, akan ditanya apa tujuannya? Apakah ada maksud menyebarkan paham tersebut atau tidak. Kalau iya, ada ancaman hukuman penjara 10 tahun," pungkas Kapolri. (Beo/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya