Wapres Serukan Persatuan Atasi Ancaman Terorisme

Christian Dior Simbolon
09/5/2016 14:42
Wapres Serukan Persatuan Atasi Ancaman Terorisme
(ANTARA/Muhammad Adimaja)

ISU ancaman terorisme dan radikalisme tidak bisa hanya diselesaikan di meja konferensi. Butuh persatuan segenap elemen bangsa untuk mengatasinya.

Hal itu diungkapkan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla saat membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Internasional Islam Moderat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Senin (9/5).

"Masalah-masalah di dunia Islam tidak semudah itu menyelesaikannya di konferensi, tetapi butuh persatuan dan kekuatan kita semuanya. Apabila semua masalah bisa diselesaikan dengan konferensi, saya pikir akan mudah saja," ujar Kalla.

Jumlah umat Islam di dunia mencapai 1,6 miliar orang dan tersebar di 57 negara. Jumlah sebesar itu, menurut Wapres, seharusnya dapat menjadi kekuatan untuk menyebarkan kebaikan Islam. Apalagi kebanyakan negara mayoritas Muslim memiliki kekayaan alam yang besar, khususnya minyak bumi dan gas alam.

"Potensi itu seharusnya dapat digunakan sebaik-baiknya dan bukannya menimbulkan perpecahan di antara umat Islam. Tentu kita menginginkan negara Islam yang moderat. Islam sebagai agama yang memberikan rahmat, kebaikan dan mempersatukan seluruh umatnya. Itulah tujuan dan cita-cita kita semuanya," imbuhnya.

KTT Internasional Islam Moderat diselenggarakan untuk pertama kalinya di Jakarta. Ajang ini dihadiri tokoh-tokoh ulama Nahdlatul Ulama, perwakilan 33 negara dan sejumlah duta besar dari negara Islam.

Menurut Ketua KTT Internasional Islam Moderat KH Ma'ruf Amin, tujuan penyelenggaraan konferensi untuk memengaruhi kebijakan publik dalam menyelesaikan ancaman terorisme dan radikalisme.

"Konferensi ini dapat memegang peranan penting dalam menjaga kegiatan dakwah moderat di tengah berkembangnya kelompok-kelompok ekstrimis. Harapannya, ini juga bisa berkontribusi untuk menciptakan perdamaian di Timur Tengah," tuturnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya