Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MARKAS Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah menyusun standard operational procedure (SOP) untuk menggelar patroli bersama perairan dengan tentara Filipina dan Malaysia. SOP yang disusun TNI nantinya akan diharmonisasi dengan SOP yang disusun Malaysia dan Filipina sebelum sebuah SOP bersama disepakati.
"Tim TNI langsung bekerja. Begitu juga tim dari Malaysia dan Filipina. Masing-masing menyusun SOP yang sifatnya lebih taktis untuk disepakati nantinya. Mudah-mudahan minggu depan SOP dari tim kita sudah selesai," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Tatang Sulaiman, Jumat (6/5).
Penyusunan SOP merupakan butir keempat dari kesepakatan bersama yang dicapai pada pertemuan yang antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Luar Negeri Malaysia, Filipina, dan Indonesia serta Panglima TNI, Panglima Tentara Malaysia, dan Filipina di Yogyakarta, Kamis (5/5).
Seperti diberitakan, pertemuan Yogyakarta menghasilkan 4 butir kesepakatan. Pertama, Indonesia, Malaysia dan Filipina sepakat menggelar patroli bersama di perairan perbatasan ketiga negara. Kedua, ketiga negara sepakat membahas respons yang akan dilakukan jika terjadi aksi-aksi yang mengancam keamanan di lapangan.
Ketiga, ketiga negara juga akan membicarakan mengenai langkah-langkah untuk menukar informasi secara cepat. Menurut Presiden Jokowi, salah satunya ialah dengan membuat saluran hotline antara crisis center yang dimiliki Filipina, Malaysia dan Indonesia.
Keempat, terkait SOP patroli bersama. "Setelah selesai pertemuan kemarin, kita baru masuk ke hal-hal yang teknis. Arahan Panglima TNI, dalam sebulan ini sudah selesai segala urusan teknisnya," imbuh Tatang.
Tatang belum bisa merinci hal-hal semacam apa saja yang akan masuk dalam SOP. Namun demikian, ia mengatakan, tim dari ketiga negara direncanakan akan bertemu lagi pekan depan untuk membahasnya. "Pada tahapan ini masih dibicarakan. Kemungkinan minggu depanlah. Membahas soal jumlah pasukan, biaya dan lain-lain," tuturnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved