Panglima TNI Sebut RI Kekurangan Kapal Selam

Antara
01/5/2016 13:15
Panglima TNI Sebut RI Kekurangan Kapal Selam
(Kapal Selam KRI Nanggala (402) milik TNI AL melakukan aksi penyelamatan saat demo pertempuran laut --Antara/Yudhi Mahatma)

PANGLIMA TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan Indonesia butuh tambahan kapal selam sebagai alat pertahanan karena saat ini Indonesia hanya memiliki dua kapal selam saja.

"Saat ini kita hanya punya dua kapal selam yang dipakai secara bergantian, untuk itu kita butuh lebih lagi, minimal yang di depan itu tiga dan di belakang. Dan itu tidak boleh semuanya keluar. Harus ada yang dirawat," kata Gatot, Kupang, Nusa Tenggara TImur, Minggu (1/5).

Dia mengatakan, Indonesia sebagai negara maritim yang besar, idealnya memiliki enam kapal selam pada satu gugus perang yang digunakan bergantian.

Saat kunjungan ke Indonesia Timur, Gatot sedang mencari tempat untuk meletakkan kapal selam.

"Sekarang tempatnya masih rahasia, kapal selam itu penting karena tempatnya di dalam air, maka musuh dari atas tidak dapat melihatnya," kata dia.

Dia mengatakan untuk mewujudkan keinginan Presiden Joko Widodo menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, Indonesia harus kuat di udara, darat dan laut.

Potensi Indonesia yang kaya akan pulau-pulau, menurut Gatot, perlu dimanfaatkan menjadi kapal induk.

"Kita tidak butuh kapal induk, pulau-pulau kita jadikan kapal induk. Kalau di sini bisa kita letakkan pesawat tempur, pesawat transportasi, kemudian kapal-kapal dan juga logistik, terus apa bedanya pulau ini dengan kapal induk untuk menjaga wilayah," kata dia. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya