Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
GOLKAR Bali mendukung sepenuhnya rencana DPP Golkar untuk memberikan peluang kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar ikut menelisik dan mengintervensi dugaan terjadinya praktek politik uang di Munaslub Golkar yang akan dihelat 23 Mei 2016.
Dukungan tersebut disampaikan secara terbuka oleh Ketua DPD Golkar Bali I Ketut Sudikerta yang juga adalah Wakil Gubernur Bali. Ia menyampaikan jika dalam pemberitaan selama ini dikatakan telah terjadi praktek politik uang dan deal-deal lainnya baik para calon ketua umum (Caketum) maupun panitia pusat untuk meloloskan caketum tertentu.
"Dari pada ini menjadi isu yang berpotensi merugikan Golkar maka kami sebagai tuan rumah Munaslub mendukung sepenuhnya rencana DPP Golkar dan panitia pusat untuk melibatkan KPK dan BIN agar bisa menelisik praktek politik uang yang konon katanya melibatkan para Caketum agar terpilih. Jadi kita mendukung sepenuhnya. Sejak awal KPK harus terlibat. Tentu saja sesuai porsi dan tugasnya masing-masing," ujarnya di Denpasar, Sabtu (30/4).
Sudikerta mengaku sangat memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap ide Ketua Komite Etik Munaslub Golkar, Fadel Muhammad untuk melibatkan KPK dan BIN agar Golkar bersih dari terpaan isu politik uang. Hal ini dilakukan untuk mencegah permainan uang dalam arena Munaslub Bali mendatang. Harapannya, dengan menggandeng KPK dan BIN agar tak ada permainan uang.
"Bagus, itulah yang kita harapkan. Sehingga tidak terjadi money politics dalam pimpinan Ketua DPP Partai Golkar," katanya.
Hal yang sama diungkapkan Sekretaris DPD I Partai Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry. Dirinya juga setuju apabila pada gelaran Munaslub Partai Golkar yang berlansung di Bali menggandeng KPK dan BIN.
"Saya setuju dengan intervensi KPK. Biar Munaslu itu berjalan sempurna, berjalan dengan baik, berjalan dengan lancar, tidak ada kecurigaan kecurigaan, tuduhan-tuduhan. Karena selama ini berbagai isu itu banyak merugikan Partai Golkar. Sekarang silakan libatkan KPK, BIN dalam Munas. Ini saya kira bagus," paparnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved