3 Mei, Jokowi Undang Pemimpin Militer Malaysia dan Filipina

Rudy Polycarpus
28/4/2016 21:25
3 Mei, Jokowi Undang Pemimpin Militer Malaysia dan Filipina
(ANTARA)

MENTERI Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan memastikan Presiden Joko Widodo akan mengundang panglima militer dan menteri luar negeri (menlu) dari Filipina dan Malaysia pada 3 Mei mendatang. Tujuannya, membahas keamanan di kawasan.

"Panglima TNI itu akan ketemu dengan partner-partner dari Filipina dan dari Malaysia, tanggal 3 (Mei) kalau nggak salah. Kalau menlu bertemu dengan partner-partner dari Malaysia dan Filipina tanggal 3 juga," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/4).

Keamanan laut di sekitar wilayah Asia Tenggara mulai terganggu dengan perompakan beberapa kapal yang berlayar di antara pulau-pulau, termasuk kapal dari Indonesia. Menurut Luhut, pertemuan itu akan membahas operasi gabungan tiga negara.

Gagasan mengadakan patroli bersama dipicu oleh perompakan atas kapal Indonesia --kapal tunda Brahma 12 dan kapal tongkang batu bara Anand 12 milik Indonesia akhir bulan lalu-- yang sampai sekarang awaknya masih ditahan oleh perompak yang meminta tebusan. Pertemuan pihak Filipina, kata Luhut, masih jauh dari konteks operasi gabungan untuk menyerang kelompok Abu Sayyaf.

"Belum bicara di konteks itu. Filipina punya konstitusi bahwa tentara asing tidak boleh beroperasi di sana," pungkasnya. (Pol/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya