Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon ketua umum (caketum) Partai Golkar akan dibebankan uang pendaftaran sebesar Rp1 miliar. Hal itu sebagaimana yang telah disepakati dalam Rapat Pleno DPP Golkar yang dipimpin langsung Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Kamis (28/4).
"Untuk pembiayaan (Munaslub) semua anggota ikut, DPP ikut dan bakal caketum juga. Untuk bakal caketum ditetapkan Rp1 miliar. Kemudian, uang saku untuk daerah ditiadakan. Uang transport akan disesuaikan dengan jaraknya, yang jauh lebih besar dan yang dekat lebih kecil," kata Ical sapaan akrab Aburizal, di Kantor DPP Golkar Slipi, Jakarta.
Adapun biaya musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) yang akan digelar pada 23-26 Mei mendatang dianggarkan sekitar Rp47 miliar.
Dalam rapat yang digelar kurang dari dua jam tersebut, mayoritas kader menyetujui pembebanan biaya kepada bakal caketum. Hanya saja, politikus muda Golkar Ahmad Doli Kurnia angkat bicara. Ia mempertanyakan soal keharusan seseorang yang ingin mengabdi kepada partai membayar sejumlah uang.
"Politik ini kan panggilan yang dituntut pengabdian, masak orang mau mengabdi harus bayar? Ini akan jadi preseden yang tidak baik," ujarnya.
Ia pun mengkritisi pembebanan biaya tersebut tidak relevan dengan pencegahan politik uang. Menurut dia, praktik politik uang bisa dicegah dengan mengurangi interaksi antara calon dengan peserta.
Sementara itu, Sekretaris Steering Committe (SC) Munaslub Agun Gunandjar Sudarsa menyatakan bahwa prinsipnya biaya Munaslub dilakukan secara gotong royong. Ia menyampaikan memang bakal caketum dibebankan Rp1 miliar. Sedangkan pembebanan biaya lainnya, kata dia, akan diserahkan terlebih dahulu kepada bakal caketum. Lebih lanjut, bakal caketum diminta untuk bermusyawarah terkait sisa biaya Munaslub tersebut.
"Pembebanan biaya lainnya dipersilakan ke para caketum untuk musyawarah mengatasi biaya itu," jelasnya. Jika tidak ada kesepakatan di antara bakal caketum, lanjut Agun, sisa biaya Munaslub akan dibebankan kepada panitia penyelenggara.
Ia pun menyampaikan, panitia pengarah akan memanggil bakal caketum sudah mendeklarasikan dirinya pada Senin (2/5) nanti untuk membicarakan skenario pembiayaan Munaslub tersebut.
Sekretaris Komite Pemilihan Andi Sinulingga menjelaskan angka Rp1 miliar atas kesepakatan terhadap usulan dari beberapa pihak. Namun, lanjutnya, tidak ada klausul yang mengatakan bahwa bakal caketum yang tidak membayar Rp1 miliar akan didiskualifikasi.
"Tidak ada klausul bahwa dia (bakal caketum) wajib bayar dan bahwa dia didiskualifikasi kalau tidak bayar, tapi secara prinsip juga nggak ada kan yang menolak pembayaran itu," terangnya.
Bakal Caketum Golkar Idrus Marham mengaku tidak masalah dengan adanya biaya pendaftaran sebesar Rp1 miliar tersebut. Menurutnya, siapa pun yang mau jadi caketum Golkar harus siap. "Nggak masalah. Siap segalanya," tandasnya.
Hal senada juga diutarakan oleh Bakal Caketum Golkar Ade Komarudin. Ia pun tidak mempermasalahkan biaya pendaftaran tersebut. (Nur/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved