Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan jumlah serta rincian uang milik Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi, dari hasil penggeledahan di rumahnya terkait tindak pidana suap Panitera/Sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution.
Uang sebanyak Rp1,7 miliar itu resmi disita dan didalami karena diduga terkait dengan perkara tersebut yang sedang dalam tahap penyidikan.
Uang sebanyak itu berhasil disita KPK dari proses penggeledahan di rumah pribadi di Jl Hang Lengkir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 21/4. Rincian uang itu terdiri atas mata uang rupiah serta lima mata uang asing, yakni dolar AS, dolar Singapura, yen Jepang, riyal Arab Saudi, dan euro Eropa.
"Sebanyak US$37.603 atau Rp496.923.850, SGD85.800 atau Rp837.281.425, Yen 170.000 atau Rp20.244.675, SAR7.501 atau Rp26.433.600, EUR1.335 atau Rp19.912.550, dan uang rupiah Rp354.300.000, sehingga total keseluruhan Rp1,7 miliar," ungkap Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/4).
Menurut dia, uang sebesar itu masih terus ditelusuri sumbernya. Penyidik pun akan mendalami keterkaitan dengan tindak pidana korupsi Edy Nasution. "Ini disita karena diduga terkait dengan kasus yang sedang disidik. Uang sedang diselidiki, NHD (Nurhadi) juga belum diperiksa kebutuhan penyidik menelisik ini," tukasnya. (Cah/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved