Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK semua aksi terorisme 'berbahan bakar' ideologi dan agama. Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj, kebanyakan aksi terorisme dan radikalisme di Indonesia disebabkan faktor-faktor ekonomi.
"Di dalam negeri (terorisme) bukan agama, tapi karena ada pengangguran, kebodohan, dan doktrin. Jadi, daripada menganggur lebih baik bom bunuh diri," kata Said Aqil seusai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu (27/4).
Kedatangan Said Aqil untuk meminta Wapres menghadiri International Summit of Moderate Islamic Leader (ISOMIL) di Jakarta pada 9-11 Mei 2016. ISOMIL merupakan tindak lanjut dari Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jakarta dan Turki, beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Aqil mengungkapkan, Wapres meminta gagasan Islam Nusantara dipromosikan ke Timur Tengah. "Sudah saatnya NU mengekspor gagasan Islam Nusantara ke negara-negara Timur Tengah seperti yang beliau (Wapres) lakukan saat pertemuan pemimpin Islam," imbuhnya.
Wapres bertemu para pemimpin negara Islam dalam KTT OKI di Turki, pertengahan April lalu. Said Aqil mengatakan, di KTT OKI, Wapres melihat langsung bagaimana kakunya sikap para pemimpin negara Islam ketika berada di dalam satu forum internasional.
Saat berada dalam satu ruangan, tidak ada jabat tangan antara Raja Arab Saudi dan Presiden Iran Hassan Rouhani. Padahal, keduanya sempat berjabat tangan dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. "Seperti anak kecil, padahal mereka dengan Obama bersalaman. Ini semua jauh dari Islam yang ramah," kata Said Aqil menirukan ucapan JK.
Islam, lanjut Said, membawa hidayah dan petunjuk bagi seluruh umat. Islam tidak seharusnya dijadikan alat untuk melegitimasi kekerasan dan aksi teror.
"Karena itulah, Islam Nusantara yang selama ini diusung NU harus dibawa dan disampaikan di ISOMIL. Kami ingin menyamakan persepsi dan sikap bahwa Islam itu antiradikalisme, antikekerasan, bahkan antiterorisme," tandasnya. (Deo/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved