Munaslub Golkar Jangan Jadi Ajang Para Saudagar Kaya

Christian Dior Simbolon
21/4/2016 18:40
Munaslub Golkar Jangan Jadi Ajang Para Saudagar Kaya
(MI/RAMDANI)

MUSYAWARAH Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar tidak boleh jadi ajang buat saudagar kaya saja. Kader-kader potensial yang kurang mampu secara finansial pun harus mendapatkan kesempatan untuk bertarung memperebutkan kursi ketua umum.

Karena itu, iuran para kandidat harus disesuaikan agar tidak memberatkan. Hal itu diutarakan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla kepada para wartawan di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (21/4).

"Jangan nanti caketum itu hanya orang yang mampu. Nanti ada orang yang baik tapi tidak mampu bagaimana jadinya?" tanya Kalla. Jangan semua yang mendaftar harus mahar, bahwa dia partisipasi boleh. Saya bilang, 'sudah jangan mahal'," ujar Kalla.

Terkait Munaslub yang kembali diundur jadwalnya, menurut Kalla, hal ini disebabkan karena dua hal. Pertama, panitia penyelenggara harus mencari waktu yang tepat agar Presiden Joko Widodo bisa hadir. Kedua, ketersediaan tempat yang dianggap representatif.

"Golkar sangat ingin Presiden hadir untuk menandakan legalitas yang baik setelah pecah ini, dan bersatu. Jadi dua hal ini. Kadang-kadang cocok (jadwal) Presiden, tapi kamar tidak ada. Sehingga mungkin saja kalau tidak di Bali ya terpaksa di tempat lain," kata dia. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya