Menuju Lemhanas yang Lebih Bermasyarakat

Golda Eksa
20/4/2016 21:26
Menuju Lemhanas yang Lebih Bermasyarakat
(MI/Galih Pradipta)

LEMBAGA Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia telah bersiap untuk menghadapi tantangan dan dinamika yang semakin tinggi. Salah satu upayanya ialah dengan melakukan tindakan konkret demi memasyarakatkan instansi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Lemhanas Letjen (Purn) Agus Widjojo seusai upacara serah terima Jabatan Gubernur Lemhanas di Gedung Dwi Warna Purwa Lemhanas, Jakarta Pusat, Rabu (20/4).

"Itu (memasyarakatkan Lemhanas) dirasakan dalam rangka menjaga keutuhan pemantapan nilai-nilai kebangsaan dengan lebih menggunakan secara fungsional lembaga-lembaga yang sudah ada," katanya.

Agus yang dipercaya menggantikan posisi Budi Susilo Soepandji, menjelaskan niatan tersebut juga sejalan dengan arahan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut dia, Presiden menekankan agar kehadiran Lemhanas bisa lebih dirasakan pada tataran praktis. Caranya pun tidak melulu dilakukan Lemhanas, tetapi ikut melibatkan perangkat fungsional lain, seperti kementerian dan pemerintah daerah.

Agus mengaku belum berencana membuat terobosan baru. Sementara ini fokus kerja yang diupayakan ialah melaksanakan sejumlah program yang belum sempat dijalankan. "Saya akan pelajari dulu karena sudah ada rencananya. Ini tinggal implementasinya saja."

Ia menambahkan, rencana pembuatan program baru sah saja dilakukan. Namun, konsepnya tidak boleh kontras dengan program yang digagas pejabat sebelumnya. "Program jangka panjang dan jangka pendek dalam organisasi itu harus berkesinambungan," katanya.

Hal senada dikatakan Budi, Lemhanas sebelumnya telah menyusun rencana strategis yang berorientasi pada program Nawacita. Hanya saja seluruh program itu perlu ditinjau ulang secara periodik agar bisa lebih relevan dengan dinamika kehidupan nasional.

"Dengan begitu Lemhanas akan lebih mampu mendorong percepatan berbagai kebijakan dan program pemerintah secara nyata," pungkas Budi. (Gol/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya