Zon: Presiden Tidak Punya Target Angka Repatriasi

Arif Hulwan
19/4/2016 17:03
Zon: Presiden Tidak Punya Target Angka Repatriasi
(MI/M.Irfan)

DPR menekankan soal pentingnya unsur keadilan dalam hal rencana penerapan kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty. Kejelasan dana yang dibawa kembali ke Tanah Air pun mesti jadi pertimbangan.

"Saya kira harusnya ada aspek keadilan. Pokoknya harus adil lah," kata Fadli Zon, Wakil Ketua DPR, di Jakarta, Selasa (19/4).

Sayangnya, kata dia, Pemerintah saat ini tidak mempunyai prediksi soal potensi dana yang bisa ditarik kembali ke dalam negeri jika pengampunan pajak itu dilaksanakan. Itu terungkap dari rapat pimpinan lembaga negara dengan Presiden Jokowi, belum lama ini.

Jokowi, lanjutnya, hanya menyebut bakal ada dana yang bakal berbondong-bondong kembali dari luar ke dalam negeri. Menurut Fadli, itu bisa saja dalam bentuk saham atau investasi.

"Ketika saya tanya berapa angkanya, Presiden menjawab, 'ya tergantung'. Jadi belum ada (angka). Saya kira pemerintah ini high expectation, tinggi ekspetasinya, harapannya, tapi ini nanti belum tentu hasilnya sesuai yang diharapkan," ungkap dia.

Lantaran itu, DPR bakal berhati-hati dalam menggarap RUU Tax Amnesty yang diajukan pemerintah. Tidak akan ada ketergesaan atau target waktu tertentu unuk menyelesaikannya. Kualitas hasil diutamakan.

"Jangan ditarget selesai, tapi nanti hasilnya tidak sempurna. Kan Presiden sendiri mengatakan ingin Undang Undang yang berkualitas," tandas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya