Presiden Berjanji Temui Kartini Kendeng

Rudy Polycarpus
13/4/2016 23:28
Presiden Berjanji Temui Kartini Kendeng
(ANTARA)

KEPALA Staf Kepresidenan Teten Masduki bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno menemui sembilan petani perempuan dari Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah, yang melakukan aksi protes di seberang Istana Presiden dengan mengecor kaki mereka dengan semen, Rabu (13/4).

Kepada para petani yang dikenal sebutan 'Kartini Kendeng', Teten menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden, kata Teten, sudah mengetahui aksi protes dan tuntutan yang diajukan oleh petani-petani di Pegunungan Kendeng. Pemerintah juga sudah mengetahui dan memahami persoalan yang ada di Pegunungan Kendeng.

Ia juga berjanji akan mengatur jadwal agar para petani perempuan itu bisa bertemu dengan Presiden Jokowi. "Jadi nanti pembicaraan permasalahannya dengan Presiden. Kebetulan agenda Presiden hari ini padat. Kisaran tanggalnya belum," ujar Teten.

Pada kesempatan itu, Teten juga meminta agar belenggu semen yang melingkar di kaki mereka itu dibuka. "Ini permintaan Presiden. Presiden khawatir ibu-ibu nanti sakit."

Rabu (13/4) ini sudah memasuki hari kedua para Kartini Kendeng itu berunjuk rasa. Dani, satu dari perempuan itu menceritakan, aksi tersebut merupakan ide mereka sendiri. Hal ini merupakan bentuk protes petani terhadap pendirian pabrik PT Semen Indonesia. Mereka memilih menyemen kaki sebab protes yang digelar di tenda-tenda Kendeng tak juga didengar.

Kelompok masyarakat seputar pegunungan Kendeng, Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) menyebut, menyemen kaki juga menjadi simbol nasib warga di sekitar Pegunungan Kendeng. Keberadaan pabrik semen tidak hanya menghancurkan lingkungan dan sumber daya alam, pertanian dan sumber mata air, tapi juga membelenggu hidup mereka. (Pol/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya