Istana Tepis Pemanggilan Menteri Terkait Reshuffle

Rudy Polycarpus
11/4/2016 07:45
Istana Tepis Pemanggilan Menteri Terkait Reshuffle
(Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana -- ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

TIM Komunikasi Presiden Ari Dwipayana menegaskan pemanggilan para menteri Kabinet Kerja merupakan hal lumrah yang kerap dilakukan Presiden Joko Widodo setiap saat. Tugas para menteri ialah fokus bekerja seperti yang diminta Presiden.

Demikian disampaikan Ari saat menanggapi pemanggilan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Djafar ke Istana Bogor, Kamis (7/4).

"Para menteri itu pembantu Presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bisa saja setiap saat dipanggil. Dipanggil di mana saja, kapan saja, tidak jadi soal. Jika perlu, Presiden bisa memanggil dan melakukan komunikasi dengan menteri-menterinya," ujar Ari.

Soal pemanggilan pada Kamis (7/4) malam itu, Marwan Jafar membantahnya. "Saya Kamis kunjungan kerja di Sidoarjo. Malamnya ketemu Ketua Umum PKB dan NU di Jombang," ujar Marwan.

Marwan di Jombang untuk menghadiri Haul Akbar Ke-37 KH Bisri Syansuri dan Haul Ke-62 Nyai Haji Nur Chodijah di Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar, Jombang. Mereka yang hadir di antaranya Ketua Umum PBNU Said i Aqil Siradj, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Menristek dan Dikti M Nasir, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf.

Di sela-sela acara tersebut, sempat ada pembicaraan antara beberapa tokoh itu dan para kiai se-Jawa Timur. Mereka membicarakan masalah keumatan, kenegaraan, dan kebangsaan.

Dalam sambutannya, KH Said Aqil Siradj mengajak para hadirin untuk selalu menyebarkan ajaran Islam <>rahmatan lil'alamin, yakni ajaran yang lebih mengedepankan nilai tolenasi dan moderat.

"Sebagai umat Islam, kita memiliki kewajiban untuk terus melakukan dakwah tentang pentingnya toleransi antarumat di negeri ini," ungkap Kiai Said Aqil.

Selain Marwan, bantahan juga dilontarkan Jonan. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik JA Barata mengatakan pada Kamis (7/4), Jonan melantik Dirjen Perhubungan Darat di Kantor Kemenhub pukul 16.30 WIB hingga 18.30 WIB. Setelah itu, Jonan menyelesaikan pekerjaan di kantor sampai tengah malam.

Sementara itu, Menteri Yuddy juga membantah hari itu dipanggil Presiden karena sedang di Bukit Tinggi. (Pol/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya