Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Negara Republik Indonesia memastikan Siyono merupakan salah satu target operasi Detasemen Khusus 88 Antiteror. Siyono merupakan anggota separatis Jamaah Islamiyah (JI) pimpinan Abu Bakar Baasyir.
Penjelasan itu disampaikan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Senin (4/4). "Kita punya pemeriksaan monitoring, pemeriksaan saksi-saksi yang sudah tertangka dan dia (Siyono) termasuk jaringan JI," katanya
Siyono yang tercatat sebagai warga asal Klaten, Jawa Tengah, itu memiliki peran sentral dalam struktur organisasi tersebut. Namun, Badrodin belum tahu jabatan apa yang diemban Siyono sejak bergabung dengan JI pada 2001 silam. "Kalau dalam struktur berarti dia orang penting," katanya.
Terkait informasi yang menyebut Siyono tewas setelah ditangkap tim Densus 88, sambung dia, Polri tetap melakukan penyelidikan internal oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Hasil penyelidikan tersebut nantinya akan disampaikan ke publik.
"Disesuaikan pelanggaran apa. Kalau SOP (prosedur operasional standar), ya pasti (sanksi) kode etik. Kalau pelanggaran meninggal ditembak, itu pidana. Kita belum tahu hasilnya," terang Badrodin.
Senada disampaikan Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan. Menurutnya, persoalan kematian Siyono sebaiknya jangan terlalu cepat dinilai sebagai kesalahan tim Densus 88.
"Biarkan dulu selesai. Jangan berburuk sangka terhadap Densus (88). Mereka ada prosedur kerja yang tidak ingin mereka langgar," terang Luhut sembari menambahkan belum mengetahui detail perkembangan penyelesaian persoalan tersebut.
Lebih jauh, terang dia, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), dan TNI, yang terlibat dalam Operasi Tinombala telah memetakan kekuatan kelompok teroris Santoso di Poso. Saat ini perburuan masih dilakukan untuk mendesak kelompok tersebut.
Ia menambahkan, para pengikut Santoso kini tinggal menyisakan 29 orang. "Betul. Itu hasil (informasi) dua minggu lalu. Mereka terpecah tiga kelompok," tandasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved