Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Hati Nurani Rakyat (Hanura) meminta seluruh kadernya agar menerima kebijakan atau keputusan yang telah diambil pengurus tingkat pusat. Hal itu terkait dengan proses pencalonan kepala daerah untuk pilkada serentak gelombang kedua yang akan berlangsung pada 15 Februari 2017.
Termasuk salah satunya yaitu keputusan partai yang mendukung pasangan calon dari jalur perseorangan yang juga sebagai petahana Basuki Tjahja Purnama atau Ahok dalam ajang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.
"Saya rasa bukan cuma Hanura saja, parpol lain atau institusi mananpun memiliki aturan main. Jadi kalau ada kader yang tidak taat terhadap keputusan partai tentu akan berlaku mekanisme punishment yang sudah diatur melalui peraturan organisasi dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADART)," ungkap Ketua Tim Pilkada Pusat Partai Hanura Erik Satrya Wardhana, Selasa (29/3).
Pernyataan tersebut ia lontarkan dalam rangka menanggapi adanya isu perpecahan kader di tubuh Hanura karena tidak setuju mendukung Basuki Tjahja Purnama atau Ahok dalam ajang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Menurutnya sebelum Hanura akhirnya resmi memutuskan untuk mendukung Ahok keputusan tersebut merupakan keputusan partai yang dilakukan melalui proses pembahasan di tingkat pengurus yang sesuai dengan peraturan di AD/ART. Sikap partai tentu harus ditaati oleh para kader.
"Keputusan itu kan diambil untuk tidak diubah melainkan untuk ditaati. Di setiap keputusan pasti ada surat keputusan yang terdapat klausul-klausul di bawahnya," tuturnya.
Dukungan Hanura untuk Ahok dalam Pilgub DKI merupakan dukungan tanpa syarat. Erik menegaskan Hanura hanya mementingkan kepentingan nasional yaitu tercapainya keharmonisan pemerintah pusat dan pemerintah daerah khususnya Ibukota Jakarta.
Selain itu, Hanura melihat masyarakat Jakarta masih banyak yang menginginkan daerahnya dipimpin kembali oleh Ahok. Atas pertimbangan memperhatikan aspirasi masyarakat tersebut maka Hanura mengambil sikap resmi untuk sepenuhya mendukung Ahok.
"Kemanfaatan bagi Hanura bukan dalam arti materi. Melainkan bisa mendapatkan kepercayaan dari masyarakat yang berguna untuk Pemilu legislatif di 2019 mendatang," papar Erik. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved