Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MUNCULNYA rencana perombakan Kabinet Kerja baru-baru ini bisa saja hanya untuk memacu kinerja para menteri.
Presiden Joko Widodo diyakini tidak akan melakukan kocok ulang dalam waktu dekat.
Hal itu disampaikan pakar politik dari Universitas Indonesia (UI) Maswadi Rauf, kemarin.
Menurutnya, Presiden Jokowi belum mempunyai formulasi untuk koalisinya setelah Partai Amanat Nasional dan Partai Golkar menyatakan mendukung pemerintah.
Ia menyampaikan dukungan parpol ke pemerintah tidak bisa diabaikan, tanpa menempatkan kadernya di kabinet.
Jokowi belum menemukan format koalisi di masa depan hasil kocok ulang.
Oleh karena itu, Jokowi tidak mungkin melakukan kocok ulang dalam waktu dekat ini.
"Kalau ada wacana perombakan kabinet, mungkin untuk memicu kinerja para menteri," kata Maswadi.
Susunan Kabinet Kerja dikabarkan akan berubah begitu Golkar dan PPP mencapai kesepakatan kepengurusan dalam musyawarah nasional dan muktamar.
Namun, Jubir Presiden Johan Budi SP hanya memastikan adanya evalusi kabinet yang bisa berujung perombakan atau tidak.
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan sejauh ini belum ada pembicaraan mengenai perombakan kabinet itu dengan Jokowi.
"Tidak ada pembicaraan sama sekali," ungkap Ketua MPR itu.
Ia pun menyerahkan persoalan perombakan kabinet kepada Presiden Jokowi.
"Itu domainnya Presiden. Kita enggak ikut-ikut. Kita serahkan ke Presiden sebagai yang paling tahu apakah perlu atau tidak dan kapan itu dilakukan," kilahnya.
Saat ditanya soal penyiapan kader jika suatu saat Jokowi menginginkan PAN masuk kabinet, Zulkifli menyebut bahwa pihaknya memiliki banyak pilihan.
"Kami punya banyak. Jago semua, hebat-hebat semua. Tinggal mau yang mana saja, kita siapkan," kata dia, sambil menunjuk barisan kader berjas biru yang hadir dalam Rapimnas PAN 2016.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved