PKB Bantah Politisasi Rekruitmen Pendamping Desa

Antara
26/3/2016 21:25
PKB Bantah Politisasi Rekruitmen Pendamping Desa
(MI/MOHAMAD IRFAN)

KETUA Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR Ida Fauziyah membantah bila partainya mempolitisasi kegiatan rekruitmen pendamping desa. Menurut dia, rekruitmen itu sesuai dengan prosedur dan dilaksanakan secara profesional.

"Isu itu tidak benar. Saya harap semua pihak tidak berpikir negatif tentang rekruitmen pendamping desa. Karena perintah partai jelas, agar semua menteri dari PKB bekerja secara profesional dan mengedepankan kepentingan rakyat dan negara," kata Ida Fauziyah di Jakarta, Sabtu (26/3).

Ida secara tegas membantah tudingan adanya politisasi terkait dengan kegiatan rekruitmen pendamping desa. "Sudah ada aturan mainnya terkait rekruitmen pendamping desa itu. Apalagi, rekruitmen pendamping desa adalah amanah dari UU Desa yang kita tahu dilaksanakan sepenuhnya secara transparan oleh Kementerian Desa PDTT (Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi)," kata Ida.

Menurutnya, PKB sama sekali tidak ikut campur tangan dengan kegiatan rekruitmen pendamping desa. "PKB tidak ikut-ikut, apalagi mempolitisasi segala. Jadi, kalau ada tudingan PKB melakukan campur tangan, intervensi, dan mempolitisasi kegiatan rekruitmen pendamping desa, itu tidak benar," ujarnya.

Ia menambahkan, adalah shal yang tidak mungkin dan tidak elok apabila PKB masuk ke wilayah kerja sebuah kementerian. "Kami memahami dan menghargai sebuah kebijakan yang dilakukan oleh sebuah kementerian. Partai manapun tidak bisa mengintervensi, campur tangan, atau mempolitisasi," katanya.

Selaku Ketua Fraksi PKB DPR, Ida berharap program pembangunan desa akan berjalan dengan baik dan memberikan hasil maksimal bagi kemajuan desa. Para pendamping bisa bekerja dengan tenang dan bisa melakukan kreasi-kreasi yang dibutuhkan bagi kemajuan desa, tanpa terganggu oleh isu-isu negatif yang justru tidak produktif.

"Terus terang saya khawatir dengan isu-isu yang berkembang justru akan mengganggu konsentrasi kita untuk membangun desa yang sudah lama kita idam-idamkan," tandas anggota Komisi I DPR ini. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya