Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan meneruskan Oprerasi Tinombala untuk menangkap seluruh anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan menerangkan sejauh ini perburuan jaringan teroris Santoso yang dilancarkan masih berjalan dengan baik. Operasi tetap berlanjut meski sempat diwarnai insiden kecelakaan heli yang menyebabkan gugurnya 13 prajurit TNI AD di sekitar lokasi persembunyian kelompok radikal tersebut.
"Operasi berjalan dengan baik. Kombinasi operasi yang dilakukan oleh TNI-Polri juga ada kontak tembak dan berhasil menembak mati 2 orang dari jaringan teroris Santoso," ujar Luhut, Selasa (22/3) malam.
Ia menegaskan pemerintah tahu bahwa jaringan teroris Santoso yang berada di Poso masih tercatat sebagai WNI. Meski demikian pemerintah tetap tidak akan memberi toleransi terhadap siapapun yang terbukti terlibat dalam aksi terorisme.
"Tekanan tetap kami berikan karena bagaimanapun mereka adalah warga Indonesia. Tentu kalau mau turun (menyerahkan diri), kita akan rawat dengan baik," terang Luhut.
Sebelumnya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Tito Karnavian, menjelaskan jumlah pengikut Santoso yang bersembunyi disebuah pegunungan di Poso tidak terlalu banyak, yakni antara 20-23 orang saja.
Namun, perburuan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) itu dinilai sulit dilakukan lantaran petugas belum bisa menguasai medan. "Masalahnya adalah hutan dan gunung-gunung. Jadi memang harus ada kemampuan bersama untuk menangani kelompok di hutan dan di gunung," ujarnya.
Menurutnya, TNI-Polri telah melakukan penegakan hukum dengan pendekatan Hard Approach yang transparan dan profesional. Sementara BNPT berperan dalam hal pendekatan Soft Approach kepada para pelaku, keluarga, dan simpatisan, agar bisa lebih meningkatkan daya tangkal terhadap paham terorisme.
"Untuk opersi saya yakin teman (aparat penegak hukum) disana sudah cukup mampu dan mereka juga mempunyai peta. Mengusai medan hanya masalah waktu saja," pungkasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved