Blok Khusus Napi Akan Dibuat di Setiap Provinsi

Nur Aivanni
21/3/2016 19:50
Blok Khusus Napi Akan Dibuat di Setiap Provinsi
(Ilustrasi)

KEPALA Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Akbar Hadi mengatakan tahun ini pihaknya berencana memprogramkan blok khusus pada lembaga pemasyarakatan di setiap provinsi bagi narapidana yang berpotensi memiliki risiko tinggi (high risk).

"Blok khusus ini diperuntukkan bagi narapidana teroris, narkoba, maupun tipikor yang tergolong high risk," ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, senin (21/3).

Blok khusus itu, kata Akbar, nantinya dibuat seperti Lapas Nusakambangan dan Lapas Gunung Sindur. Ia berharap pemerintah mendukung program tersebut dengan memasukkannya ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P).

"Kami harapkan 2016 ini ada dukungan anggaran untuk membangun blok-blok khusus serupa, paling tidak setiap wilayah (provinsi) itu ada Lapas yang punya kapasitas blok high risk. Itu sedang kita petakan mana Lapas yang salah satu bloknya bisa dipakai untuk blok khusus high risk," tuturnya.

Ia mengutarakan, jika membentuk Lapas baru khusus untuk napi berisiko tinggi, itu akan memakan anggaran yang besar dan waktu lebih lama. Untuk itu, pihaknya akan mengoptimalkan Lapas yang sudah ada dengan membuat blok khusus di dalamnya.

"Dioptimalkan Lapas yang sudah ada. Kalau membangun Lapas yang baru waktunya cukup lama dan membutuhkan anggaran yang cukup besar," terangnya.

Ia pun menambahkan, pengamanan dan pengawasan dalam blok khusus nanti akan lebih diperketat, tidak seperti sebelumnya. Ia mengakui perlu ada penguatan di dalam blok khusus tersebut, seperti meningkatkan pengawasan melalui CCTV, memperketat kunjungan, memasang alat pendeteksi metal, alat detektor sinyal telepon selular dan lainnya. "Ini perlu penguatan anggaran dan SDM," tandasnya. (Nur/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya