Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Rakyat Jogja Independent dalam Pilkada 2017 dideklarasikan di Bantaran Sungai Code, Minggu (20/3). Gerakan itu dimotori tokoh-tokoh seperti Bambang Eka Cahya Widodo, Busyro Muqoddas, Garin Nugroho, Butet Karteradjasa, dan Djaduk Ferianto.
Bambang Eka yang pernah menjabat Ketua Bawaslu menilai, gerakan independen sangat penting di tengah keruntuhan kepercayaan terhadap
partai politik. Menurutnya, pascareformasi 1998, partai politik sudah banyak diberi kesempatan, tetapi gagal menampilkan performa yang baik.
Partai politik, kata dia, sudah terjebak pada pragmatisme dan terus berulang. Ada pola yang sama, yaitu calon dari partai politik setelah dilantik menjadi terpenjara dengan pragmatisme partai politik tersebut sehingga kepentingan rakyat pun berada di bawah kepentingan pragmatis partai politik dan para pemodal.
Penjaringan secara independen terhadap calon pemimpin daerah harusnya dilakukan partai politik, bukannya malah menyerahkannya kepada mekanisme yang transaksional. Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap partai politik hilang.
"Guyonan wani piro itu menunjukkan bahwa trust itu sudah hilang (terhadap partai politik)," kata dia. Guyonan itu menunjukkan sikap transaksional, yaitu menanyakan imbalan yang akan diberikan jika mendukung calon tertentu.
Di sisi lain, mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas menilai gerakan mengajukan calon pemimpin dari independen bukan berarti menentang partai politik. Menurutnya hal itu bukan terkait percaya dan tidak percaya partai politik.
"Tetapi itu hak semua pihak. Biar parpol jalan terus, gerakan ini juga jalan," kata dia.
Sineas film, Garin Nugroho mengatakan, calon dari partai politik banyak didukung dana dan fasilitas dari partai politik. Sedangkan calon independen ada dalam konstitusi tetapi tidak ada sarana infrastruktur dukungan dana dan fasilitas dari pemerintah.
"Sebab itu, kita harus memangun infrastruktur itu dari masyarakat sendiri, membangun partisipasi masyarakat," kata dia. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved