SBY tidak Ingin Ani Yudhoyono Di-bully

20/3/2016 16:13
SBY tidak Ingin Ani Yudhoyono Di-bully
(ANTARA/Teresia May)

KETUA Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan pihaknya belum menyiapkan calon Presiden RI 2019. SBY juga menegaskan tidak ingin Ani Yudhoyono, istrinya direndahkan (bully).

"Saya klarifikasi dan tegaskan, Demokrat belum menyiapkan seorangpun calon Presiden," ujar SBY di sela-sela rapat konsolidasi Partai Demokrat di Surabaya, Minggu (20/3).


SBY juga meminta agar penyebaran foto Ani Yudhoyono di media sosial yang disebut ingin maju dalam pilpres 2019 mendatang. "Saya minta tolong untuk diinvestigasi dan menemukan motif penyebaran gambar itu. Saya tidak ingin Ani Yudhoyono diserang dan di-bully," tegas SBY.

Di media sosial beredar informasi, "Ani Yudhoyono Calon Presiden Partai Demokrat 2019, Lanjutkan!" Kemudian, di bagian kiri bawah gambar tercetak tanda pagar #AniYudhoyono2019.

"Kami terganggu dengan gambar-gambar di sosial media yang seolah-olah Ibu Ani calon Presiden. Terus terang saya pribadi memikirkannya siang dan malam," ucap SBY.

Ia mengakui selama "SBY Tour de Java" perjalanan dari Semarang, Demak, Jepara dan Kudus, sempat meminta agar dilakukan investigasi untuk mencari tahu tujuan tersebarnya gambar-gambar tersebut.

Partai Demokrat, menurut SBY, sudah memiliki mekanisme menentukan seorang calon presiden yang tertuang dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART).

Tidak itu saja, seorang calon Presiden yang diusung dari Partai Demokrat nantinya harus memiliki kredibilitas, rekam jejak dan elektabilitas tinggi dan tercatat sebagai putra terbaik bangsa.

"Sekarang DPP sedang menjaring dan meneropong, siapa putra terbaik bangsa tersebut. Yang pasti, bukan karena populer dan elektabilitas semata, melainkan berintegritas dan kapasitas memimpin negara," demikian Susilo Bambang Yudhoyono. (Ant/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya