Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sekitar 4 tahun mangkrak akibat kasus korupsi, Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, kembali diperhatikan. Presiden Joko Widodo mengisyaratkan untuk melanjutkan proyek itu.
Proyek berbiaya Rp2,5 triliun itu dikerjakan sejak 2010 kemudian terhenti setelah KPK membongkar praktik korupsi yang melibatkan, antara lain, Menpora saat itu Andi Mallarangeng. Jokowi kemarin mendatangi area proyek Hambalang untuk mengetahui kondisi riil.
"Pak Menteri Olahraga seminggu lalu sudah ke sini, kemudian 2 hari yang lalu melaporkan kepada saya mengenai kondisi lapangan di Hambalang. Oleh sebab itu, saya ingin melihat langsung kondisi riilnya seperti apa," ujar Jokowi yang didampingi oleh Menpora Imam Nahrawi dan Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.
Presiden yang mengenakan kemeja putih santai melewati genangan air dan rimbunan ilalang untuk masuk ke gedung. Ia berkali-kali tampak menggelengkan kepala melihat kondisi proyek yang sangat memprihatinkan itu.

Proyek Hambalang di lahan seluas 32 hektare sebagian sudah rampung. Bahkan, asrama untuk atlet putra dan putri sudah dipasangi AC. Kasur dan perabotan lainnya juga sudah tersedia. Namun, secara keseluruhan kondisi bangunan membuat miris. Rumput liar dengan tinggi hingga 2 meter menjadi penguasa.
Untuk menentukan nasib Hambalang, Jokowi akan membicarakan dulu di rapat terbatas. Yang terpenting, ujar dia, menyelamatkan aset negara. "Karena ini sudah menghabiskan anggaran triliunan, perlu diputuskan apakah dilanjutkan atau tidak. Kalau dilanjutkan, untuk apa. Apakah tetap untuk sekolah olahraga atau mungkin diubah menjadi tempat latihan nasional, rusunawa, atau lainnya.
''Jika dibiarkan, imbuh Presiden, dana triliunan akan sia-sia dan aset negara hilang. Ia memerintahkan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat mengecek secara menyeluruh bangunan dan lingkungan Hambalang untuk menentukan langkah selanjutnya.
"Menteri PU juga perlu melihat apakah tanah yang labil di sini memungkinkan untuk diteruskan. Struktur bangunan kan bisa dilihat, harusnya besinya besar, tapi ternyata setelah dicek di lapangan besinya kecil. Fondasi harusnya 3 meter ternyata 1 meter. Nah, ini yang akan dicek semuanya secara total," papar Jokowi.
Didukung
Menpora Imam Nahrawi menyatakan pihaknya segera melakukan kajian soal kelanjutan proyek Hambalang, apakah akan tetap menjadi pusat pelatihan, sekolah, atau perguruan tinggi ilmu olahraga. "Kami butuh asrama bagi para atlet sebagaimana di Sekolah Olahraga Ragunan yang melahirkan atlet-atlet berprestasi. Para atlet diasramakan saat pelatihan sehingga semua hal, seperti makanan, kesehatan, psikologi, hingga keseharian mereka terawasi."
Bupati Bogor Nurhayanti pun berharap proyek Hambalang dilanjutkan sehingga bisa memberikan dampak ekonomi dan lapangan kerja kepada masyarakat sekitar. Pihaknya juga sedang menyiapkan akses menuju kompleks Hambalang berupa jalan poros tengah timur Bogor mulai dari gerbang tol di Sentul.
Upaya penyelamatan aset negara di Hambalang juga didukung oleh KPK. Pembangunan pusat olahraga Hambalang, ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, sangat bagus untuk mencetak atlet-atlet andal sehingga sayang kalau dibiarkan telantar. KPK pun siap mengawal jika proyek itu dilanjutkan. (Cah/Ant/X-9)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved