Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan, semakin maraknya kasus anggota polisi yang membunuh orang-orang terdekatnya harus dicermati dari sisi perekrutan.
"Umumnya, yang melakukan pembunuhan atau penembakan itu polisi kelas bawah. Ini harus diperketat sistem rekrutmen di kepolisian. Saat psikotes jangan disamakan dengan pegawai lainnya," kata Neta, Senin (14/3).
Neta mengungkapkan hal tersebut terkait tindakan anggota Brimob berpangkat brigadir yang menembak mati istrinya akhir pekan lalu. Menurut Neta, polisi berpangkat brigadir biasanya hasil rekrutmen bintara dari Sekolah Polisi Negara (SPN). Sementara, untuk perwira yang direkrtut melalui Akademi Kepolisian (Akpol) itu jarang ditemukan kasus seperti itu.
"Akpol, psikotesnya benar-benar ketat, profesional, sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai. Tapi SPN masih kurang," ujar dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) itu.
Dikatakan Neta, kontrol atasan terhadap bawahan di lembaga kepolisian yang masih lemah menjadi faktor insiden itu terjadi. Mayoritas atasan di kepolisian tak banyak tahu soal masalah yang dihadapi anak buahnya.
"Harusnya tahu anak buahnya punya masalah atau tidak. Perlu ada konseling yang dilakukan. Jika hasil konselingnya ternyata kejiwaannya ada masalah, senjata bisa diambil dan tidak diperkenankan lagi," jelasnya
Pihaknya mencatat ada delapan kasus penembakan atau pembunuhan oleh anggota polisi terhadap orang terdekatnya sepanjang 2015-2016. "Dan analisisnya itu ada tiga faktor (penyebab). (faktor) Asmara, ekonomi rumah tangga dan konflik dengan atasan. Itu analisis kami dalam kurun waktu lima tahun," ungkapnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved